Berita Jembrana
Kecamatan Melaya dan Pekutatan Terparah! 60 Titik Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk Berlubang
Ruas jalan di wilayah dua kecamatan di Kabupaten Jembrana tergolong rusak parah dan rawan menjadi penyebab kecelakaan.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Ruas jalan di wilayah dua kecamatan di Kabupaten Jembrana tergolong rusak parah dan rawan menjadi penyebab kecelakaan.
Menjelang arus mudik Lebaran 2025, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah 1.2 Bali mulai melakukan perawatan. Salah satunya adalah ruas jalan rusak di wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Rabu (26/2).
Menurut data sementara yang diperoleh dari Polres Jembrana, sedikitnya ada 60-an titik jalan berlubang di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk sepanjang Pekutatan-Gilimanuk yang perlu perbaikan. Sebab, jalan berlubang dari kategori ringan, sedang hingga berat ini kerap menyebabkan lakalantas bahkan hingga meninggal dunia.
"Dari beberapa waktu lalu kita sudah lakukan antisipasi dengan melaksanakan mapping atau pendataan terkait jumlah titik jalan rusak. Hasil mapping ini kita sampaikan ke yang berwenang untuk dilakukan perbaikan," kata Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, Rabu (26/2).
Baca juga: NYAWA Sari Tak Tertolong! 3 Orang Jatuh ke Jurang di Tempat Berbeda di Gianyar, 2 Orang Selamat
Baca juga: TANGIS Rachmat Irianto Pecah di Pusara sang Ayah, Legenda Persebaya Bejo Sugiantoro Meninggal Dunia
Dia melanjutkan, setelah melakukan koordinasi dengan Ka Satker maupun PPK dari BBPJN Provinsi Bali akhirnya dimulai perbaikan. Salah satunya ruas jalan berlubang di Jalur Nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya.
"Jalan berlubang di Candikusuma ini, hari ini saja sudah ada dua lakalantas namun tak dilaporkan. Jika tidak segera ditangani mungkin bisa lebih lagi kedepannya. Terkadang pengendara tak mengetahui pasti kondisi jalan ternyata banyak berlubang dan berbahaya," ungkapnya.
Kapolres menyebutkan, dua kecamatan yang ada di Kabupaten Jembrana yakni Kecamatan Melaya dan Pekutatan jadi yang terparah kerusakan. Sehingga dua wilayah ini patut diwaspadai karena beberapa kali belakangan ini sudah terjadi lakalantas dampak dari jalan berlubang.
"Jika dirangking mungkin Kecamatan Melaya dan Pekutatan yang paling parah dan rawan. Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam hal ini BBPJN," tegasnya.
Kapolres mengimbau agar pemudik untuk tetap waspada dan hati-hati karena ruas jalan di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Pekutatan-Gilimanuk ada sekitar 60-an titik jalan berlubang.
"Sekali lagi hati-hati saat melintas di jalur nasional wilayah Jembrana atau di sepanjang Pekutatan-Gilimanuk (karena banyak jalan berlubang)," imbaunya.
| Sempat Putus Saat Diterjang Air Bah, Jembatan Garuda Perintis Jembrana Bali Mulai Pengerjaan Fondasi |
|
|---|
| Target 80 Persen HPR Tervaksinasi Rabies Di Jembrana Bali, Sehari Vaksin 200 Ekor Hewan |
|
|---|
| Seorang Pemuda Jatuh di Selokan Banjar Peh Jembrana hingga Patah Tulang, Disebut Pelaku Begal Paha |
|
|---|
| Vaksinasi Massal di Mendoyo Bali, Pemerintah Terjunkan Enam Tim Geruduk Wilayah Zona Rabies |
|
|---|
| Ratusan Peserta Ikuti Tes Wawancara Seleksi Paskibraka, Perebutkan 83 Kuota Kabupaten dan Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wbhehejn.jpg)