Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Pasca Viral Kasus Positif Rabies, Distan Buleleng Vaksinasi 295 HPR di Desa Pancasari

Wayan Komiarsa mengatakan, kasus gigitan anjing rabies terjadi 7 November 2024 lalu di Pasar Pancasari. 

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey
Vaksinasi - suasana pelaksanaan vaksinasi di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Senin 3 Maret 2025. Vaksinasi dilakukan pasca kasus kematian akibat rabies yang terjadi pada November 2024 lalu. Pasca Viral Kasus Positif Rabies, Distan Buleleng Vaksinasi 295 HPR di Desa Pancasari 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menggelar vaksinasi rabies di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Bali, Senin 3 Maret 2025. 

Vaksinasi dilakukan pasca kasus kematian warga, akibat suspek rabies. 

Kegiatan vaksinasi rabies digelar di Kantor Desa Pancasari. 

Total ada 295 hewan penular rabies (HPR) yang mendapat vaksin. Meliputi anjing dan kucing peliharaan, serta anjing liar. 

Baca juga: Pasca Meninggalnya Sugiartama Akibat Suspek Rabies di Buleleng, 19 Kerabat Sugiartama Diberi VAR

Perbekel Pancasari, I Wayan Komiarsa mengatakan, kasus gigitan anjing rabies terjadi 7 November 2024 lalu di Pasar Pancasari. 

Pihaknya mengaku tidak tahu percis, sebab kejadiannya karena sudah lama. 

"Kejadiannya itu di Pasar Pancasari. Dan di kawasan pasar memang ada beberapa anjing-anjing liar," ujarnya. 

Lanjut Komiarsa, saat terjadi kasus gigitan itu pihaknya sudah segera melakukan penanganan. 

Mulai dari memberi surat rujukan sesuai ketentuan berlaku, untuk mendapatkan vaksin dari dinas terkait. 

Pihaknya bersyukur akhirnya mendapat vaksinasi dari dinas, sehingga memberikan rasa aman kepada warga. Ini karena anjing yang menggigit merupakan anjing liar.

"Astungkara antusias masyarakat untuk memvaksin hewan peliharaannya sangat tinggi. Bisa dikatakan mencapai lebih dari 90 persen," katanya.

Komiarsa tidak memungkiri pasca kasus gigitan November lalu, pihaknya mencatat ada kasus gigitan lain. Walau demikian lokasinya tidak di Pasar Pancasari. 

"Lokasinya di rumah, korbannya dua orang. Walau demikian tidak ada masalah sampai hari ini," imbuhnya. 

Komiarsa menegaskan pihaknya di pemerintahan desa selalu mendukung kegiatan vaksinasi hewan peliharaan. 

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah memiliki peraturan desa (Perdes) tentang pengendalian rabies, serta telah memiliki tim siaga rabies (Tisira). 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved