Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

TUI BLUE Berawa, Kenalkan Hotel dan Villa Ramah Lingkungan di Badung Bali

Dalam penerapan ramah lingkungan, hotel tersebut memanfaatkan cahaya alami secara optimal. 

Tribun Bali/I Komang Agus
Suasana villa TUI BLUE yang mengusung konsep ramah lingkungan yang berlokasi di Tibubeneng, Kuta Utara Badung pada Jumat 7 Maret 2025. TUI BLUE Berawa, Kenalkan Hotel dan Villa Ramah Lingkungan di Badung Bali 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Di tengah perkembangan pariwisata di Badung, kini banyak hotel dan villa yang menerapkan konsep ramah lingkungan. 

Konsep ini dengan memanfaatkan energi alam, seperti matahari.

Bahkan dalam pengolahan limbah juga menggunakan bakteri, sehingga air yang dibuang tidak mencemari lingkungan. Tidak jarang juga dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman.

Salah satu hotel yang menerapkan itu adalah TUI BLUE Brawa Hotel dan Villa. 

Baca juga: Wujudkan Pariwisata Digital, Bupati Klungkung Optimalkan Pungutan Retribusi Berbasis E-Payment

Hotel yang baru dibangun di wilayah Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung ini, ternyata menekankan transisi energi dan pariwisata ramah lingkungan. 

Setelah sebelumnya diresmikan oleh Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta pada awal Desember 2024, kini hotel bintang 5 itu menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Dalam penerapan ramah lingkungan, hotel tersebut memanfaatkan cahaya alami secara optimal. 

Sehingga pada pagi hingga sore hari minim penerangan atau lampu yang dihidupkan.

Hal itu pun bisa mengurangi ketergantungan pada AC, dan menggunakan sistem daur ulang air panas untuk pendinginan. 

Selain itu, juga dibangun jalur hijau atau Nature Avenue yang akan memberikan nuansa berbeda kepada setiap pengunjung yang datang.

"Konsep ini memang tidak pertama, namun ini kita terapkan di Bali, untuk keberlanjutan alam," kata  General Manager TUI BLUE Berawa Dino Anthonio di Canggu, Kabupaten Badung, Jumat 7 Maret 2025 malam.  

Pihaknya mengurangi penggunaan listrik untuk penerangan dalam ruangan, khususnya saat siang hari, dengan memaksimalkan cahaya matahari. 

Hal ini dilakukan melalui jendela berukuran besar dan sejumlah sisi ruangan dengan atap kaca yang tidak hanya memberikan pencahayaan optimal tetapi juga meningkatkan sirkulasi udara. 

Dengan demikian, penggunaan AC dapat ditekan di 119 kamar hotel dan 14 vila, termasuk unit mewah presidential suite. 

"Melalui konsep ini, bisa dilakukan efisiensi hingga 15 persen konsumsi energi listrik. Jadi dari kamar termasuk kamar mandi menggunakan pencahayaan natural," bebernya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved