Berita Badung
TUI BLUE Berawa, Kenalkan Hotel dan Villa Ramah Lingkungan di Badung Bali
Dalam penerapan ramah lingkungan, hotel tersebut memanfaatkan cahaya alami secara optimal.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Disinggung mengenai pengolahan sampah dan limbah, Dino menyebutkan limbah cair diolah dengan memanfaatkan bakteri atau mikroorganisme pengurai.
Dengan begitu air yang keluar tidak mencemari lingkungan.
"Nanti ke depan, kita punya rencana limbah ini didaur ulang, dan dimanfaatkan untuk cair menyiram tanaman, mengurangi ketergantungan pada air bersih," bebernya.
Termasuk dalam upaya mengelola sampah, TUI BLUE Berawa bekerja sama dengan mitra untuk melakukan pemilahan. Mayoritas sampah yang dihasilkan adalah organik.
"Kami mengurangi sampah yang dibuang ke landfill. Jika ada lahan, kami akan mengolah sampah organik menjadi kompos, sehingga tidak menambah beban TPA," katanya.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menegaskan, pihaknya terus mendorong pengembangan pariwisata ramah lingkungan dengan mendukung pembangunan hotel-hotel yang menerapkan praktik keberlanjutan.
Seperti halnya mandiri dalam pengelolaan sampah dengan penerapan teknologi tepat guna.
"Teknologi ini tidak bergantung pada bahan bakar fosil, bebas emisi asap, dan ramah lingkungan. Jika sistem ini direplikasi di seluruh tempat ketergantungan pada TPA Suwung dapat ditekan secara signifikan," ujarnya.
Pihaknya berharap banyak hotel menerapkan konsep ramah lingkungan, termasuk juga bisa mengolah sampah dan limbah yang dihasilkan. (*)
Kumpulan Artikel Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/TUI-BLUE-Berawa-Kenalkan-Hotel-dan-Villa-Ramah-Lingkungan-di-Badung-Bali.jpg)