Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Penataan Ulang Dermaga Tanah Ampo Karangasem Direncanakan 2026

Penataan ulang Dermaga Tanah Ampo di Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem direncanakan pata tahun 2026

Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Dermaga Cruise Tanah Ampo, Kecamatan Manggis saat pengerjaan tahap ke II tahun 2019. Warga terlihat bekerja untuk membangun breakwater. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Penataan ulang Dermaga Tanah Ampo di Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem direncanakan pata tahun 2026. 

Hal ini terungkap saat rapat pembahasan perjanjian pinjam pakai antara Pemkab Karangasem dan Kementerian Perhubungan RI melalui KSOP Padangbai, Kamis (13/3/2025) di Ruang Rapat Rumah Jabatan, Bupati Karangasem.

Baca juga: DIHANTUI Rabies, Anjing Gigit 8 Orang di Ubud, Terjadi Perubahan Perilaku

Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, dan dihadiri Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Wayah Ardika dan OPD terkait

Dalam rapat tersebut, disepakati strategi rancang pengoperasian akan segera disusun.

Agar pada Januari 2026 Pelabuhan Tanah Ampo dapat mulai ditata ulang sehingga dapat dioperasikan.

Baca juga: PETAKA Sopir Mobil Dinas Mengantuk Sebabkan Kecelakaan Maut, 2 Nyawa Melayang

"Pelabuhan Tanah Ampo ini ibarat wanita cantik, aset berharga milik pemerintah yang harus kita manfaatkan dengan maksimal. Untuk itu, OPD terkait harus bahu-membahu agar pada 2026 kita bisa memulai penataan ulang dermaga," ujar Pandu Lagosa.


Salah satu alternatif yang tengah dipertimbangkan pengoprasian pelabuhan oleh Badan Usaha milik daerah. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses revitalisasi dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Karangasem.


Sebagai langkah konkret, rapat tindak lanjut akan kembali digelar minggu depan guna membahas lebih rinci strategi teknis dan skema kerja sama yang akan diterapkan.


"Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Pelabuhan Tanah Ampo dapat segera berfungsi optimal dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," harapnya.


Pelabuhan Tanah Ampo dibangun tahun 2006 silam, dan rencananya akan dimanfaatkan sebagai tempat berlabuhnya kapal pesiar. Pembangunannya dianggarkan melalui APBN melalui Kementerian Perhubungan dan Pemprov Bali.


Namum seiring berjalannya waktu, penyelesaian pembangunan pelabuhan itu terhenti, seiring dengan pergantian pimpinan di Kementerian Perhubungan kala itu. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved