Ramadan 2025

Basarnas Bali Akan Gelar Operasi Siaga SAR Selama Periode Idul Fitri 2024

Siaga SAR Khusus ini akan berlangsung sejak tanggal 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025 mendatang.

Istimewa/Humas Basarnas Bali
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya saat menghadiri Rakor Lintas Sektoral Bidang Operasi Tahun 2025 dalam rangka Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446H. Basarnas Bali Akan Gelar Operasi Siaga SAR Selama Periode Idul Fitri 2024 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasi Tahun 2025 dalam rangka Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1446H di Mapolda Bali, pada Jumat 14 Maret 2025 kemarin.

Rakor dipimpin oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, yang juga dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Kasdam IX/Udayana, Kabinda Bali serta pimpinan instansi terkait lainnya.

Diharapkan dengan adanya kerja sama antar stakeholder terkait bisa menyukseskan jalannya kegiatan Hari Raya Idul Fitri khususnya pada saat mudik berlangsung, sehingga perjalanan masyarakat bisa aman dan lancar.

Basarnas secara serempak di seluruh wilayah Indonesia akan melaksanakan Siaga SAR Khusus dalam mengantisipasi apabila terjadi kecelakaan kapal, kecelakaan pesawat dan kondisi berbahaya yang mengancam jiwa manusia selama arus mudik jelang Lebaran dan setelah perayaan hari raya. 

Baca juga: 100 Nelayan di Muntig Siokan Denpasar Ikut Pelatihan Keselamatan, Libatkan Basarnas

Siaga SAR Khusus ini akan berlangsung sejak tanggal 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025 mendatang.

Personel akan disiagakan di lokasi-lokasi rawan seperti pelabuhan, Bandara, jalur darat yang ramai penggunanya serta objek-objek wisata khususnya pantai. 

“Kami tetap melaksanakan kesiapsiagaan SAR, tentunya dengan beberapa penyesuaian anggaran, namun hal tersebut dapat kami pastikan tidak mengurangi kinerja personel di lapangan nantinya," kata Nyoman Sidakarya. 

Pada wilayah Bali, akan ada posko gabungan di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai yang akan beroperasi selama 24 jam. 

Sementara itu, ada pula tim yang mobile ke Bandara, Pelabuhan Penyeberangan dan objek-objek wisata. 

“Alut darat, dan laut telah siap pada posisinya apabila sewaktu-waktu harus dikerahkan," ucapnya. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved