Berita Buleleng

SELAMAT JALAN! Sehari 2 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Buleleng, Video Viral di Media Sosial

SELAMAT JALAN! Sehari 2 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Buleleng, Video Viral di Media Sosial

|
istimewa
KECELAKAAN - Dua korban tewas kecelakaan di Buleleng pada Selasa 1 April 2025. 

 


TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dalam sehari, dua nyawa melayang akibat kecelakaan di wilayah Buleleng, bahkan insiden itu viral di media sosial.

Dua korban tewas dalam kecelakaan di Buleleng itu adalah I Putu Astika dan Gavin Wyman Arya Oematan.

Korban kecelakaan atas nama I Putu Astika berasal dari Banjar Dinas Tista, Desa Baktiseraga, Buleleng.

Sementara Gavin Wyman Arya Oematan (21) kelahiran Banyuwangi, beralamat di Kelurahan Kawan, Bangli.

Baca juga: NASIB PENABRAK Kadek Melly Diujung Tanduk, Jasad Gadis Buleleng Terlempar saat Kecelakaan

Peristiwa kecelakaan itu terjadi di dua TKP berbeda di Buleleng namun pada hari yang sama yaitu pada Selasa (1/4/2025).

Peristiwa kecelakaan pertama terjadi di ruas jalan Singaraja - Lovina sekira pukul 01.00 wita.

Saat kecelakaan, Putu Astika mengendarai motor Kawasaki Ninja.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.

Baca juga: Alit Nekat Masuk ke Kamar Ni Nyoman Sunari di Denpasar, CCTV Ungkap Gerak Geriknya

Peristiwa kecelakaan itu tepatnya berlokasi di wilayah Desa Kalibukbuk, Buleleng

Lanjut Diatmika, kecelakaan berawal saat Putu Astika datang dari arah barat (Seririt) menuju ke arah timur (Singaraja).

Setibanya di lokasi kecelakaan, Putu Astika hendak menyalip mobil yang ada di depannya. 

"Ia menyalip dari sisi kanan. Namun saat itu stang sebelah kiri sepeda motor mengenai bagian belakang samping kanan mobil. Akibatnya sepeda motor oleng ke kanan jalan hingga menabrak tiang wifi," terangnya, Rabu (2/4/2025). 

Lanjut AKP Diatmika, benturan keras akibat peristiwa kecelakaan itu mengakibatkan Putu Astika mengalami sejumlah luka

Diantara lebam mata sebelah kiri, luka robek pada kepala bagian belakang dan patah pada rahang. 

"Pasca kecelakaan yang bersangkutan tidak sadar. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit Paramasidhi namun oleh pihak medis dinyatakan meninggal dunia," imbuh Kasi Humas Polres Buleleng.

Menurut Diatmika, peristiwa kecelakaan ini tergolong tabrak lari.

Sebab saat terjadi kecelakaan, mobil tersebut tidak berhenti.

"Kendaraan roda empat meninggalkan TKP mengarah ke timur, sehingga terjadi laka lantas tabrak lari," tandasnya.

Sementara itu, kecelakaan yang melibatkan Gavin terjadi di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng

Penyebab kecelakaan itu terjadi akibat rem blong

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekira pukul 15.00 wita.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi di ruas jalan Singaraja - Sambangan kilometer 8700, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Banjar Anyar, Desa Sambangan. 

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. 

"Yang bersangkutan saat itu membonceng rekannya Agustinus I Putu Rahmadika yang beralamat di Banjar Tandeg, Kelurahan/Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX DK 4502 PBC," ujarnya, Rabu (2/4/2025). 

Lanjut Kasi Humas, peristiwa kecelakaan berawal saat sepeda motor NMAX DJ 4502 PBC datang dari arah Utara menuju ke Selatan.

Setibanya di lokasi kecelakaan yang merupakan jalan turunan terjal, motor mengalami rem blong.

"Alhasil sepeda motor mengalami hilang keseimbangan dan mengakibatkan kecelakaan tunggal," jelasnya. 

Video kecelakaan Gavin beredar di media sosial.

Sepeda motor NMax warna hitam itu nampak masuk ke jurang.

Warga sekitar yang mengetahui ada peristiwa kecelakaan juga berupaya menolong kedua korban yang berada di dalam jurang.

Warga kemudian membawa kedua korban kecelakaan ke rumah sakit agar segera mendapat pertolongan medis. 

Kata AKP Diatmika, akibat kecelakaan tersebut Gavin mengalami luka pada bagian kepala, mulut mengeluarkan darah, telinga sebelah kanan mengalami robek.

Ia sempat menjalani perawatan. Namun setelah dua jam dirawat, Gavin dinyatakan meninggal dunia. 

"Sementara yang dibonceng (Agustinus) mengalami patah lengan tangan kanan dan mengalami luka robek pada kepala belakang. Saat ini ia rawat di RSUD Buleleng," sebutnya. 

Diketahui pula, ruas jalan terjadinya kecelakaan merupakan jalan desa, yang biasa digunakan warga sekutar.

Sedangkan warga luar Buleleng, biasanya menggunakan ruas jalan Sambangan - Panji. 

Disinggung kemungkinan korban kecelakaan salah jalur karena menggunakan google maps, AKP Diatmika mengatakan jika korban belum bisa diminta keterangan.

"Mengenai hal ini, anggota belum mendapat konfirmasi dari korban, karena korban masih menjalani perawatan," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved