Berita Buleleng
SAKRAL Warisan Lelulur Desa Adat Sangsit Dangin Yeh, Ribuan Krama Ikuti Tradisi Bukakak, Sudah WBTB
Ketua Panitia Ngusaba Bukakak, Wayan Sunarsa mengatakan, tradisi Ngusaba Bukakak ini hanya ada di Desa Giri Emas.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury
BUKAKAK - krama Desa Adat Sangsit Dangin Yeh saat mengusung Sarad Ageng dalam tradisi Bukakak, Minggu (13/4). Tradisi ini merupakan warisan leluhur yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).
Pun pelaksanaannya juga bergeser dari yang awalnya setiap Purnama Jiyestha (bulan ke 11 kalender Bali), akhirnya menjadi Purnama Sasih Kadasa (bulan 10 kalender Bali). Kata Sunarsa, pergeseran pelaksanaan tradisi ini karena bertabrakan dengan pelaksanaan pemilu.
"Sesuai hasil paruman, pelaksanaan tradisi Ngusaba Bukakak ini akan dikembalikan ke konsep awal. Yakni dilakukan setiap Purnama Jiyestha (bulan ke 11 kalender Bali), dengan pembiayaan gabungan dari krama subak dan krama gede," tandasnya. (mer)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Berita Buleleng
Perbekel Selat dan Warganya Sepakat Damai di Bali, Cabut Laporan Dugaan Penganiayaan |
![]() |
---|
Korban Tabrak Lari di Buleleng Bali Diturunkan di Pinggir Jalan, Begini Kondisi Komang Deva & Wahyu |
![]() |
---|
Perbekel Desa Selat Buleleng dan Warganya Sepakat Damai, Cabut Laporan Dugaan Penganiayaan |
![]() |
---|
KETERLALUAN! Penabrak Tinggalkan Komang dan Ketut di Jalanan Buleleng dengan Kondisi Luka Parah |
![]() |
---|
Aipda Kadek Sudi Jadi Korban Tabrak Lari, Perbekel: Kami Kehilangan Sosok Panutan Terbaik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.