Seputar Bali
Warga Badung! Bantuan Rp2 Juta per KK Bakal Segera Cair: Bukan Alasan Politik, Tapi untuk Merangkul
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memastikan bahwa bantuan senilai Rp2 juta per KK beragama Hindu akan segera cair.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memastikan bahwa bantuan senilai Rp2 juta per KK beragama Hindu akan segera cair.
Penyerahan ini dinilai akan berbarengan dengan persiapan hari raya besar umat Hindu Bali yakni Galungan dan Kuningan.
I Wayan Adi Arnawa menekankan dengan tegas bahwa bantuan ini bukan karena alasan politik namun memang benar-benar untuk merangkul masyarakat.
Adi Arnawa akan menyerahkan langsung secara simbolis di Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, dan Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Rabu 16 April 2025.
Baca juga: Tak Miliki DAK Fisik, Pemprov Bali Kurang Dana Pemeliharaan, Tingkatkan Dari Pungutan Wisman
Hal ini disampaikan langsung oleh Adi Arnawa saat ditemui, Selasa 15 April 2025.
Menurutnya, bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat menjelang pelaksanaan Hari Raya Galungan.
Bantuan itu pun diberikan sebelum hari raya Galungan tiba.
"Besok kami serahkan untuk masyarakat Hindu. Secara simbolis di Penarungan dan Abiansemal Dauh Yeh Cani," ujarnya.

Baca juga: Lebih Efisien, SMP Negeri di Buleleng Bali Terapkan e-Surat untuk Permudah Urusan Administrasi
Pihaknya mengaku, saat hari raya keagamaan umumnya terjadi peningkatan harga kebutuhan pokok dan upacara.
Ia juga sudah mengetahui ada peningkatan harga sarana upacara.
"Kelapa saja sekarang sudah Rp20-25 ribu. Kalau pemerintah tidak hadir bagaimana menghadapi inflasi ini?" ungkapnya.
Mantan Sekda Badung ini juga menerangkan, bantuan ini diserahkan kepada 81 ribu lebih masyarakat.
Bantuan saat ini berbasis Kepala Keluarga yang beragama Hindu.
Baca juga: Wali Kota Denpasar Jaya Negara Ikuti Rakor Dewan Pengurus APEKSI Komwil I–VI, Bahas Isu Strategis
Jadi PAD (Pendapatan Asli Daerah) akan terarah untuk kepentingan masyarakat.
Disinggung alasan penyerahan bantuan di basis masa lawan politiknya, Adi Arnawa membantah adanya kepentingan politik.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.