Berita Badung
LEDAKAN Terdengar di Kantor DPRD Badung, Dikepung Asap Tebal, Listrik Sempat Padam, Ini Sebabnya!
Namun tidak lama terdengar suara ledakan di basemant, dan keluar asap dari basemant. Ternyata asap tebal itu keluar dari adanya kebakaran ganset.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah security di Gedung DPRD Badung sempat panik, karena asap tebal mengepul dari arah Gedung DPRD Badung, Rabu 16 April 2025 sore.
Sebelum adanya asap listrik di Gedung DPRD sempat padam hingga genset menyala sendiri.
Namun tidak lama terdengar suara ledakan di basemant, dan keluar asap dari basemant. Ternyata asap tebal itu keluar dari adanya kebakaran genset.
Bahkan kebakaran ini diduga terjadi akibat adanya korsleting listrik, yang awalnya terjadi saat pemasangan AC atau pendingin udara. Setelah terjadi korsleting listrik padam, hingga genset menyala korsleting listrik lagi hingga meledak dan terbakar.
Baca juga: SATRIA Minta BWS Normaliasi Sungai Candigara, Dikeluhkan Warga Rawan Banjir Saat Musim Hujan
Baca juga: SEJOLI Edarkan Sabu-sabu di Kubutambahan Buleleng Ditangkap Polisi, Simak Beritanya!
Dari informasi yang didapat sejumlah pegawai yang masih ada di Kantor DPRD Badung, langsung melaporkan ke pemadam kebakaran atau Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung melakukan penanganan.
Sekitar pukul 18.00 Wita, dua mobil datang dan langsung melakukan pengecekan titik pengepulan asap tersebut.
Tidak hanya asap, namun genset di basemant juga keluar api, namun beruntung api tidak membesar dan menyebabkan kebakaran meluas atau kesemua gedung.
Kepala Bagian Umum Setda Badung, Nyoman Artaka menyatakan sebelum adanya api dilakukan pemasangan AC di salah satu ruangan. Saat itu terjadi korsleting listrik sehingga listrik langsung padam.
Kemudian genset yang berada di area basement gedung wakil rakyat ini mulai menyala. Hanya saja terjadi korsleting kembali pada genset dan menyebabkan kebakaran.
"Saat listrik padam, genset kan otomatis menyala. Listrik dari genset yang tegangannya besar ini diduga menyebabkan trafo outfit (panel penghubung) terbakar," ujar Artaka.
Sementara itu, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta yang langsung turun meninjau kebakaran itu menyatakan, kebakaran diduga terjadi dari korsleting output AC.
Pihaknya pun menyebutkan, akan ada mekanisme dari pihak kepolisian untuk pengecekan. "Dugaan sementara koorsleting. Tapi tetap kami minta aparat kepolisian turun untuk mengetahui apakah memang akibat korsleting listrik atau ada sabotase," jelasnya.
Pihaknya memgaku jika semua murni kecelakaan atau korsleting, akan dikembalikan ke untuk segera melakukan penanganan.
Wabup yang akrab disapa Gus Bota ini juga memastikan, seluruh berkas dan peralatan lainnya tidak dilahap api. Bahkan Diskarmat dinilai telah melakukan penanaganan dengan baik.
"Berkas pasti aman, karena genset posisinya di bawah. Dinas Kebakaran telah menangani dengan baik, jadi tidak ada mengarah ke arsip," jelasnya.
Dari adanya kebakaran ini, mantan Anggota DPRD Bali itu juga meminta untuk memperketat keamanan. Sebab listrik di gedung DPRD Badung harus dipadamkan hingga hasil pengecekan selesai.
"Sudah saya sampaikan ke security agar lebih memperketat, agar juga ditambah penjagaannya khususnya di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung," imbuhnya seraya meminta Bagian Umum Setda Badung melakukan penanganan setelah pengecekan pihak kepolisian selesai. (*)
| Bupati Adi Arnawa Lepas Kontingen Badung ke Porjar Provinsi Bali 2026 |
|
|---|
| Tak Hanya Dijaga dan Dirawat, Naskah Kuno di Badung Kini Masuk Tahapan Digitalisasi |
|
|---|
| Tak Hanya Dirawat, Naskah Kuno di Badung Mulai Digitalisasi |
|
|---|
| Kesbangpol Badung Bali Cairkan Banpol Rp 8,28 Miliar Untuk Empat Parpol |
|
|---|
| Jelang Libur Panjang, Aktivitas di Terminal Mengwi Relatif Normal, Penumpang Rata-Rata 1.700 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ehnejnrtmkty.jpg)