Berita Bali

9 DOSEN Fakultas Teknik Unud Dilibatkan dalam Pembangunan Turyapada Tower

Ia mengatakan tim perencana Fakultas Teknik Unud berperan dalam menterjemahkan ide Gubernur Bali, dalam wujud desain.

ISTIMEWA
DOSEN UNUD – Tim Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang merupakan para dosen Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) foto bersama, Sabtu (19/4). 

TRIBUN-BALI.COM  – Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali sejak awal melibatkan 9 dosen dari Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud). Kesembilan dosen ini ditunjuk langsung Gubernur Bali, Wayan Koster yang merupakan dosen dari Teknik Sipil, Elektro, Informatika dan Arsitektur Teknik. 

“Saya meminta tim dari Fakultas Teknik Unud terdiri dari Teknik Sipil, Elektro, Informatika dan Arsitektur Teknik untuk melakukan studi kelayakan tidak ada ahli dari luar semua orang lokal,” ucap Koster pada, peresmian Siaran Televisi Digital dari Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, Desa Adat Amerta Sari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng pada, Jumat (18/4).

Sebanyak 9 dosen tersebut adalah Dr. Ir. I Made Oka Widyantara ST., MT., IPU, ASEAN Eng sebagai Ketua Tim. Kemudian 8 anggota yaitu Dr. Eng. Ir. I Wayan Kastawan, ST, MA., Dr. Ir. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra ST, SDs, MA, IPU, ASEAN Eng., Dr. Ir. I Dewa Gede Agung Diasana Putra, ST., MT., IPU., Dr. Ir. AA Gde Agung Yana, ST., MT., Ir. I Gede Adi Susila, ST., MSc, Ph.D, IPM, ASEAN Eng., Ir Made Dodiek Wirya Ardana, ST., MT., Nyoman Pramaita ST., MT., Ph.D, dan I Gusti A. Komang Diafari Djuni H, ST., MT. 

Baca juga: BANTAHAN Kapendam IX/Udayana Ihwal Kamen, Viral Rombongan TNI AD Tak Pakai Kamen di Pura Besakih?

Baca juga: Perjuangkan Hak Pekerja atau Buruh di Bali, Hapera Bali Gaungkan Hak Bagi THR Karyawan 

Taman Teknologi Komunikasi Bali Smarts Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali.
Taman Teknologi Komunikasi Bali Smarts Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang berlokasi di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali. (Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury)

Turyapada Tower dengan tinggi 115 meter dibangun di Desa Pegayaman Buleleng pada ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut, sehingga ketinggian total tower ini 1.636 meter.

Tower ini nantinya akan memiliki berbagai fasilitas multifungsi dan terpadu yang berada dalam kawasan pariwisata yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara. Hal ini dalam rangka menyeimbangkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Bali utara, selatan, timur, dan barat. 

Ketua tim Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, Dr. Ir. I Made Oka Widyantara ST., MT., IPU, ASEAN Eng mengatakan tim dari Fakultas Teknik Unud mengawali pekerjaan ini dari sisi perencanaan kemudian di tahap pelaksanaan melakukan manajamen konstruksi tower, sehingga bisa mewujudkan fisiknya sesuai dengan rancangan desain. 

“Kita tetap profesional dan menerapkan seluruh sisi akademis kami, untuk mewujudkan bangunan ikonik fenomental dan sebagai bentuk kontribusi bagi pembangunan di Bali ini,” ujar Oka Widyantara dalam pers rilisnya. 

Ia mengatakan tim perencana Fakultas Teknik Unud berperan dalam menterjemahkan ide Gubernur Bali, dalam wujud desain.

Dalam ide tersebut tertuang sebuah konsep telekomunikasi yang mampu melayani kebutuhan masyarakat khususnya, di bidang siaran TV digital. 

Sementara itu, Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana menyatakan Unud merasa bangga atas dilibatkannya dosen-dosennya dalam proyek Turyapada Tower ini.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 9 dosen Fakultas Teknik Universitas Udayana yang telah berkontribusi dalam merancang Turyapada Tower,” jelasnya pada, Sabtu (19/4). 

Lebih lanjutnya ia mengatakan keikutsertaan dosen-dosen Unud dalam proyek strategis ini mencerminkan kapasitas akademik dan profesional Unud dalam mendukung pembangunan berbasis inovasi dan keunggulan lokal.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Pak Gubernur, karena telah melibatkan kami dalam pembangunan infrastruktur daerah Bali,” imbuhnya. 

Turyapada Tower katanya, bukan hanya menjadi ikon baru di Bali Utara, tetapi juga simbol dari sinergi antara keilmuan, teknologi, budaya, dan keberlanjutan.

Ini adalah bentuk nyata komitmen Pemprov Bali untuk menghadirkan layanan informasi yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Bali.

“Keterlibatan dosen Universitas Udayana dalam perancangan tower ini menunjukkan perwujudan nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bali,” tutupnya. (sar)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved