Berita Gianyar
BNNK Gianyar Bali Ingatkan Bahaya Narkoba, Ajak Orangtua Awasi Anak
menurut Kepala BNNK Gianyar, Sudirman, sasaran para pengedar narkotika adalah orang yang berduit.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, Bali terus berupaya menyadarkan masyarakat akan bahayanya narkotika.
Sebab, sekali terkena narkotika, kewarasan seseorang akan hilang laiknya orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Karena hal tersebut, BNNK Gianyar mengajak orang tua dan masyarakat, agar mengawasi anak-anaknya dari pengaruh narkotika.
Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Senin 21 April 2025, Kabupaten Gianyar merupakan salah satu daerah di Bali, yang menjadi pusat peredaran gelap narkotika.
Baca juga: Polresta Denpasar Ungkap 18 Kasus Narkoba, Tangkap 20 Tersangka, Transaksi Rp 2,5 Miliar
Hal tersebut dikarenakan, pengedar cukup mudah melakukan transaksi di sini, seperti di kawasan Bypass Prof Ida Bagus Mantra, yang menyuguhkan suasana gelap dan sepi.
Hal tersebut juga dibuktikan, sebagian besar kasus narkotika, pelakunya diamankan di sana. Biasanya pelaku menggunakan modus salam tempel.
Selain menyuguhkan tempat yang bagus untuk peredaran narkotika, Kabupaten Gianyar juga menjadi salah satu tujuan wisata internasional.
Oleh karena itu, kalangan berduit banyak berada di Gianyar.
Di mana menurut Kepala BNNK Gianyar, Sudirman, sasaran para pengedar narkotika adalah orang yang berduit.
"Dengan nilai barang yang mahal, tentu yang menjadi sasaran adalah orang-orang yang memiliki penghasilan cukup," ujarnya.
Diketahui bahwa, orang-orang berduit, belum tentu mampu membatasi diri dari hal yang tak diinginkan. Seperti anak-anak dari kalangan orangtua berada. Biasanya anak-anak model begini, cenderung ingin coba-coba. Karena itu, BNNK Gianyar pun meminta orangtua agar mengawasi anak-anaknya.
"Ketika terkena narkotika, akan sangat sulit disembuhkan. Pengalaman saya, ada anak yang awalnya sehat, cerdas. Begitu kena, beberapa kali direhab, tidak sembuh-sembuh, dan sekarang kesadarannya hilang, pandangan matanya menerawang. Karena itu, saya ingin menegaskan, ayo kita awasi anak-anak kita agar tak terkena narkotika," tandasnya.
Dalam upaya memberantas dan membentengi masyarakat Gianyar dari bahaya narkotika, BNNK Gianyar telah rutin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, menggelar pertemuan dengan stakeholder di Kabupaten Gianyar, serta membentuk Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).
"Tentu dalam memberantas narkoba kita tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran semua pihak, dan kesadaran akan bahaya narkotika," tandasnya. (weg)
Kumpulan Artikel Gianyar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.