Tajen Maut di Bangli
Tajen Maut di Bangli, 1 Warga Tewas, 1 Orang Luka Terkena Sabetan Taji, Polisi: Pelaku Residivis
Perkelahian di Arena Tajen di Desa Songan Berujung Maut, Nyawa Komang Alam Tak Tertolong
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangli, AKP I Wayan Sarta mengatakan sampai saat ini, pihaknya di kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan kasus perkelahian berujung kematian di arena sabung ayam tersebut.
Di antaranya mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan barang bukti, melakukan olah TKP serta memeriksa para saksi.
“Simpang siur berita tentang jumlah korban meninggal, perlu kami klarifikasi bahwa sampai saat ini satu orang korban. Dan satu orang mengalami luka serius,” ujarnya seizin Kapolres Bangli, AKBP I Gede Putra, kemarin.
Terkait korban meninggal dunia, kata dia, tim penyidik sudah melakukan autopsi jenazah guna melengkapi proses penyidikan perkara tersebut.
Sedangkan korban yang mengalami luka sudah dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar.
Ditanya mengenai motif peristiwa tersebut, AKP Sarta menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil penanganan awal, pemeriksaan para saksi, penyidik menduga kuat bahwa peristiwa itu akibat kesalahpahaman antara pelaku dengan korban.
“Diduga dipicu oleh ketersinggungan pelaku (Jro Luwes) karena adanya kegiatan sabung ayam di wilayah tempat tinggal pelaku,” ujarnya.
Terkait isu adanya pembunuhan berencana oleh Jro Luwes terhadap Komang Alam, AKP Sarta menjelaskan, bahwa tim penyidik sampai saat ini masih mendalami peristiwa tersebut.
Sebab diketahui bahwa Jro Luwes merupakan residivis kasus pembunuhan pada tahun 2016 silam.
Ia merupakan mantan narapidana Nusa Kambangan, yang baru dua bulan keluar dari tahanan.
“Pelaku (Jro Luwes) memang benar merupakan seorang residivis kasus pembunuhan,” ujarnya.
Terkait kasus ini, AKP Sarta mengimbau pada seluruh pihak agar bersabar. Ia juga meminta agar tidak menyampaikan informasi yang belum jelas kebenarannya yang dapat memperkeruh suasana.
“Kami minta semuanya dapat membantu menjaga situasi agar tetap kondusif. Proses hukum sedang berjalan,” kata dia.
“Kami juga menyampaikan harapan kepada semua pihak agar tidak ada lagi yang memposting video, gambar maupun konten-konten yang terkait dengan kejadian tersebut terlebih pemberitaan yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, yang dapat menambah duka pihak keluarga korban yang saat ini sedang terpukul karena kehilangan anggota keluarganya,” ujar AKP Sarta. (weg)
Polisi Pastikan Desa Songan Kondusif
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.