Tajen Maut di Bangli

TAJEN Maut di Desa Songan, Wagub Giri Prasta: Operasional Tajen Sinergi Aparat Keamanan dan Warga!

Ia menduga, emosi tak terkendali dan kemungkinan pengaruh alkohol menjadi pemicu insiden fatal tersebut.

ISTIMEWA
TKP - Tragedi tajen maut ini, terjadi pada Sabtu 14 Juni 2025, pukul 16.30 WITA. Keduanya berkelahi dengan menggunakan senjata tajam, yang kemudian menyebabkan 1 orang meninggal dunia.  Kemudian 1 orang lagi harus dirawat di RSUP Sanglah karena terluka. Namun hingga berita ini diturunkan, pada Minggu 15 Juni 2025, polisi belum menetapkan tersangka dari tragedi tajen maut ini.  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Insiden sabung ayam (tajen), telan satu korban jiwa di Desa Songan, Kintamani, Bangli, Bali, ditanggapi Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta.

Pria asal Plaga Petang tersebut, menyayangkan kejadian tersebut dan meminta seluruh pihak di Bali memperkuat nilai-nilai menyama braya untuk mencegah kekerasan serupa.

"Yang pertama, kami menyayangkan sekali hal itu bisa terjadi. Dan semoga ini kali pertama yang terjadi dan tidak terulang lagi. Harapan kami memang kita harus konsep menyama braya harus dikuatkan di Bali," kata Giri Prasta pada Senin 16 Juni 2025. 

Ia menduga, emosi tak terkendali dan kemungkinan pengaruh alkohol menjadi pemicu insiden fatal tersebut. "Kami hanya khawatir yang satu pengaruh alkohol karena di luar daripada nalar kesabaran dan emosi yang amat sangat tidak bisa dikendalikan," imbuhnya.

Baca juga: LUKA Bulat di Jenazah Korban Penembakan di Badung, Polda Bali Koordinasi Polda Jatim & Metro Jaya!

Baca juga: KASUS Diabetes Anak Naik! Selain AMDK Haruskah Juga Larang Kemasan Kecil Minuman Berperisa di Bali?

KORBAN - Diduga dipicu oleh ketersinggungan pelaku (Mangku Luwes) karena adanya kegiatan sabung ayam di wilayah tempat tinggal pelaku. Sampai terjadi tragedi tajen maut.
KORBAN - Diduga dipicu oleh ketersinggungan pelaku (Mangku Luwes) karena adanya kegiatan sabung ayam di wilayah tempat tinggal pelaku. Sampai terjadi tragedi tajen maut. (ISTIMEWA/FB KORBAN)

Terkait operasional arena tajen, Wakil Gubernur Bali menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban. Ia menyampaikan apresiasi kepada tim yustisi, Polri, dan TNI yang selama ini telah menjalankan fungsi pengawasan.

"Pertama tim yustisi kita, apalagi yang dimotori kuat oleh Polri sama TNI. Maka kita harus perkuat penuh lagi pertalian dengan keamanan dan kenyamanan. Memang di setiap negara apapun itu pasti akan ada persoalan. Hal-hal yang bisa terjadi itu di luar kemampuan kita bersama," tutupnya.

Gubernur Bali, Wayan Koster, juga sangat menyayangkan terjadi tindak kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa di arena tajen

“Pertama, sangat menyayangkan kejadian tindak kekerasan di arena tajen yang mengakibatkan korban jiwa,” ucap Koster, Senin 16 Juni 2025.

Gubernur Bali meminta aparat penegak hukum, supaya kasus ini diusut tuntas dan bertindak tegas terhadap pelaku.

Jangan sampai terjadi peristiwa serupa.”Kepada aparat keamanan dan penegak hukum agar bertindak tegas terhadap pelakunya,” imbuhnya. 

Dengan adanya kasus ini, Koster meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dan menahan diri tidak melakukan melakukan apapun.

Serahkan semua ke aparat yang berwenang. Pejabat yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini meminta masyarakat menjaga kondisi lingkungan tetap kondusif.

“Masyarakat setempat agar tidak terprovokasi oleh pihak manapun terkait peristiwa tersebut, agar menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Bupati Bangli serta Forkopimda didesak  segera menyikapi peristiwa tersebut. Pasca peristiwa tragedi kericuhan sabung ayam itu, situasi harus  tetap terjaga aman dan nyaman.

Bahkan, mengenai aktivitas tajen di Bali, Koster akan kaji ulang dalam penyelenggaran untuk mencegah aksi kriminalitas. Terlebih sabung ayam saat ini telah bergeser menjadi perjudian.

“Ke depan penyelenggaraan tajen perlu diawasi dengan ketat agar peristiwa demikian tidak terjadi secara berulang ulang,” tutupnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved