Sponsored Content
Badung Angkat Lakon Kadga Maya di PKB, Drama Gong Angkat Nilai Kepahlawanan & Identitas Leluhur
Pementasan yang berlangsung megah ini, menggambarkan sebuah narasi heroik yang mengangkat isu identitas, politik kerajaan, cinta, dan pengorbanan.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kabupaten Badung kembali menunjukkan konsistensinya, dalam pelestarian seni pertunjukan tradisional Bali melalui partisipasinya dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII tahun 2025.
Dalam kategori Drama Gong Tradisi, duta seni dari Badung menampilkan lakon berjudul “Kadga Maya”, dipentaskan Sekaa Drama Gong Sentananing Samudra, dari Sanggar Seni Harsa Wirasana, Bnajar Jabejero, Desa Adat Kuta, Kecamatan Kuta.
Hadir dalam mensupport kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sudarwitha, Anggota DPRD Badung, Wayan Puspa Negara serta sejumlah tokoh Kuta.
Pementasan yang berlangsung megah ini, menggambarkan sebuah narasi heroik yang mengangkat isu identitas, politik kerajaan, cinta, dan pengorbanan.
Baca juga: FINNS Recreation Club PHK 157 Karyawannya, Disperinaker Badung Lakukan Verifikasi Lapangan
Baca juga: MAUT Taruhan Main Domino dengan Minum Arak! Rekonstruksi Aksi Saling Tikam di Madenan Buleleng
Mengambil latar fiktif di Pedukuhan Pandan Singid dan Kerajaan Candra Negari, cerita berpusat pada tokoh I Made Ripta, seorang pemuda pemburu yang tanpa sengaja memanah seorang putri raja saat berburu di hutan.
Peristiwa ini kemudian menguak masa lalu yang tersembunyi, Made Ripta ternyata adalah Raden Semara Putra, putra mahkota dari Kerajaan Surya Negara yang hancur akibat penolakan tunduk pada Kerajaan Cakra Negara.
Drama berlanjut saat konflik batin dan politik melingkupi Istana Candra Negari, yang hendak menikahkan putrinya atas tekanan kerajaan atasan. Namun kekuatan batin dan kejujuran hati, sang tokoh utama mampu mengubah arah sejarah.
Melalui pusaka sakti bernama Kadga Maya, serta campur tangan tokoh spiritual seperti Hyang Berawi dan Dukuh Kawi, jati diri Made Ripta terungkap, dan ia akhirnya dipersatukan dengan sang putri raja, Dyah Praba Suari.
Lakon ini ditulis dan disutradarai oleh Drs. I Gusti Lanang Subamia, M.MPd., yang juga menjadi pembina utama dalam produksi.
Di bawah koordinasi I Wayan Eka Adnyana, S.Tr.Par, M.Tr.Par, serta dukungan kuat dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, pertunjukan ini tampil memikat dengan sentuhan artistik yang kuat, baik dari segi garapan musik tradisional, tata busana, hingga interpretasi peran.
Sutradara Subamia menjelaskan bahwa pemilihan lakon “Kadga Maya” bertujuan untuk menghadirkan narasi yang tidak hanya menyentuh sisi emosional, tetapi juga menumbuhkan kesadaran historis dan nilai-nilai kepemimpinan yang adil dan berbudi.
“Drama Gong bukan sekadar hiburan, tetapi ruang kontemplatif yang menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi dan kebangsawanan Bali,” ujarnya usai pentas di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu 22 Juni 2025.
Sementara I Wayan Eka Adnyana Selaku Koordinator Drama Gong menjelaskan, Drama gong duta Kabupaten Bandung terdiri dari 16 penari dan 26 penabuh. "Dimana proses latihan berjalan selama 3,5 bulan yang dibina oleh Tuwaji Lanang Sumbamia dan Pak I Wayan Warsa sebagai pembina drama,"paparnya.
Kehadiran Sekaa Drama Gong Sentananing Samudra sebagai wakil Badung memperkuat posisi Kabupaten ini sebagai salah satu pusat kreativitas seni pertunjukan tradisional Bali.
Penataan musik oleh I Nyoman Tri Sugiantara dan I Gede Suparka, S.Sn., serta tata rias dan kostum dari Windekoleh Fashion dan Kicuk Collection, turut memberi dimensi estetis yang memperkaya pengalaman menonton.
Pertunjukan ini menjadi bukti bahwa drama gong masih memiliki daya hidup yang kuat dalam ruang-ruang budaya Bali masa kini, terutama di tengah arus globalisasi yang terus menguji daya tahan identitas lokal. (Adv/Gus)
"Making Bed Competition 2025: Ajang Unjuk Keterampilan & Karier Bersama Royal Regantris” |
![]() |
---|
Ekspor Perdana, PT Mitra Prodin Ekspor 15,3 Ton Pre Rolled Cones ke Amerika |
![]() |
---|
Gelar Musda Ke-XVI, PRSSNI Bali Bersiap Hadapi Disrupsi Digital |
![]() |
---|
Pujawali di Pura Asem Sari Amerta Jimbaran, Bupati Badung Adi Arnawa Tandatangani Prasasti |
![]() |
---|
5 Kadis Ikuti Seleksi Sekda Gianyar Bali, Gusti Bagus Adi Widhya Utama Raih Nilai Tertinggi |
![]() |
---|