Berita Denpasar

Rencana Bangun 2 Underpass Simpang Tohpati & Gatsu, Pemkot Denpasar Butuh Cuan Rp 700 Miliar

Dari empat underpass tersebut, dua underpass dibebankan pada Pemkot Denpasar. Namun dibutuhkan anggaran besar untuk pembangunannya.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Putu Supartika
BERI KETERANGAN - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat diwawancara oleh para pewarta terkait rencana pembangunan dua underpass Tohpati dan underpass Gatsu, Kamis (3/7/2025). 

Jika dibebankan seluruhnya pada APBD Kota Denpasar, maka total biaya bisa mencapai Rp600–Rp700 miliar.

Dengan besarnya kebutuhan dana tersebut, Arya Wibawa menyatakan bahwa pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Gubernur Bali

Terlebih saat ini, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, masih fokus menyelesaikan persoalan sampah, terutama di TPST TPA Suwung.

“Pak Wali masih konsen ke penanganan sampah di TPST TPA Suwung.

Kita belum dapat berapa biaya dan tipping fee untuk pengolahan sampah berbasis insinerator agar bisa menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS),” ungkapnya.

Baca juga: Seorang Pemuda Gondol Sepeda Motor Tak Dikunci Stang di Sesetan Denpasar Pakai Kunci Palsu

Ia menambahkan, setelah penanganan sampah tuntas, barulah pembahasan pembangunan underpass akan dilanjutkan lebih serius.

Bahkan, sebagai alternatif solusi jangka pendek untuk mengurai kemacetan di simpang Gatsu–Cokroaminoto, diusulkan pemindahan patung pahlawan di lokasi tersebut.

“Kalau di simpang Gatsu–Cokroaminoto itu ada usulan opsi juga, kalau memang biaya pembangunan underpass terlalu tinggi, untuk sementara agar membongkar patung pahlawan untuk memperlancar lalu lintas. Sebab, satu detik saja terlambat akan menimbulkan kemacetan,” katanya. (sup)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved