Budaya Bali
Jaga Harmoni Serangan, Dari Doa Tumpek Kandang Hingga Tukik Menyapa Samudera
Momen pelepasan tukik ini menjadi bagian perayaan rutin Tumpek Kandang, salah satu hari raya tradisi Bali untuk memuliakan semua makhluk hidup.
Tak hanya itu, TCEC juga membuka jalur edukasi ekowisata konservasi. Pada tahun 2024, lebih dari 38.000 pengunjung mulai dari pelajar, wisatawan, hingga relawan telah belajar langsung cara merawat sarang, menetaskan tukik, dan memahami peran penting warga lokal menjaga rantai ekosistem pesisir.
Kegiatan ini tidak hanya menyelamatkan satwa laut, tetapi juga mendukung ekonomi warga Serangan lewat homestay, suvenir, hingga usaha kuliner setempat.
BTID pun ikut menegaskan aksi nyata di luar seremoni. Bersama Dinas Pertanian Kota Denpasar, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, digelar vaksinasi rabies untuk anjing- anjing di area KEK Kura Kura Bali. Langkah sederhana ini memastikan satwa tetap sehat dan ekosistem tetap aman bagi semua makhluk.
Kepala Komunikasi BTID, Zakki Hakim, mengatakan, Lepasnya tukik hari ini mengingatkan semua bahwa setiap langkah maju harus sejalan dengan alam. Tumpek Kandang adalah cerminan bagaimana Serangan, alam, dan manusia saling merawat.
Di Kura Kura Bali, kata dia, nilai ini menjadi dasar ruang di mana manusia, satwa, dan bumi saling menjaga. Semangat yang sama tumbuh di hati generasi muda Serangan. Bagi mereka, pantai ini bukan hanya destinasi wisata, melainkan rumah penyu yang harus tetap lestari.
“Kalau tukik-tukik ini bisa kembali lagi suatu hari nanti, berarti kita menjaga rumahnya dengan benar,” kata Noni, menutup harapannya.
Di tengah upaya menjadikan Kura Kura Bali sebagai kawasan pariwisata berkualitas dan industri kreatif, momen sederhana seperti Tumpek Kandang adalah pengingat apa pun skala pembangunan, cinta pada alam tak boleh sekadar jadi jargon.
Di kawasan ini, keharmonisan terus diperbarui, bukan hanya dirayakan, tetapi dijaga bersama.
Tentang Kura Kura Bali
Kura Kura Bali adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Pariwisata Berkualitas dan Industri Kreatif, ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia pada April 2023.
Dikelola oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) sebagai master developer, kawasan ini memadukan gaya hidup marina, komunitas berbasis pengetahuan, dan filosofi Tri Hita Karana, harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas untuk mewujudkan masa depan Bali yang berkelanjutan.(*)
| MULAI Rekrut Pelatih Seni Tradisional, Badung Jalankan Program “Banjar Menari” Ini Kata Plt Disbud |
|
|---|
| BUKAN Sekadar Parade Bapang Barong Biasa, Warga Padati Panggung Terbuka Balai Budaya Gianyar |
|
|---|
| Pementasan Wayang Saat Saraswati di JKP Denpasar, Sigit Angkat Novel Eropa Metamorfosis Jadi Lakon |
|
|---|
| Setiap Purnama SMK Prada Adakan Pasraman Budaya, Diikuti Ratusan Siswa dan Dipuji Cok Ace |
|
|---|
| Belajar Buat Banten Hingga Ngringkes Layon, MGPSSR Gelar Diklat Kepemangkuan dan Serati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wbhernejrnjrtmk.jpg)