Berita Denpasar

Pemkot Denpasar Kembali Gelar Pemilihan Duta Endek, Bisa Tingkatkan Keterampilan Pribadi

Duta Endek nantinya menjadi role model yang mampu mempromosikan endek secara kreatif, baik di tingkat lokal maupun nasional.

istimewa
Pemilihan duta endek tahun 2024 lalu. Pemkot Denpasar Kembali Gelar Pemilihan Duta Endek, Bisa Tingkatkan Keterampilan Pribadi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dekranasda Kota Denpasar kembali menghadirkan Pemilihan Duta Endek di tahun 2025. 

Kegiatan ini merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Denpasar dalam rangka melestarikan, mempromosikan, dan mengembangkan kain tenun tradisional khas Bali, yaitu kain endek.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan bahwa menjadi Duta Endek bukan hanya soal gelar.

Akan tetapi bagaimana Pemerintah Kota Denpasar mendukung penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. 

Baca juga: UMKM Pengrajin Tenun Sekar Jepun: Menjaga Warisan Budaya Lewat Kain Endek Tradisional

"Menjadi Duta Endek dapat membawa banyak manfaat nyata, seperti pengalaman berharga dan jaringan luas dengan tokoh budaya, desainer, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya," ujar Sri Utari.

Selain itu, Sri Utari juga menekankan bahwa menjadi Duta Endek juga dapat meningkatkan keterampilan pribadi. Seperti public speaking, kepribadian, fashion, dan etika yang sangat bermanfaat untuk masa depan. 

"Duta Endek juga akan menjadi wajah resmi promosi budaya Kota Denpasar dan akan terlibat dalam berbagai event resmi kota dan nasional," tambahnya.

Sri Utari menambahkan, kehadiran Duta Endek Kota Denpasar ini diharapkan mampu membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap kain endek sebagai warisan budaya. 

Selain itu, Duta Endek nantinya menjadi role model yang mampu mempromosikan endek secara kreatif, baik di tingkat lokal maupun nasional.

"Kami berharap bahwa Pemilihan Duta Endek di tahun 2025 dapat menjadi momentum untuk mempromosikan budaya dan industri Kota Denpasar, dan kami mendorong keterlibatan UMKM perajin endek serta sektor kreatif dalam ekosistem pelestarian budaya, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya dan industri lokal," ujar Sri Utari. (*)

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved