Berita Klungkung
Miris, Berada di Kawasan Pariwisata, SDN 1 Jungutbatu Bali Kekurangan Fasilitas Penunjang Pendidikan
Kekurangan Fasilitas Penunjang Pendidikan, SDN 1 Jungutbatu Bali Tidak Punya Perpustakaan dan Lab
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Fasilitas untuk menunjang pendidikan belum merata di setiap sekolah di Klungkung, Bali.
Bahkan di wilayah kepulauan di Nusa Penida, ternyata masih ada sekolah dasar belum memiliki ruang perpustakaan hingga ruangan laboratorium.
Misalnya di SDN 1 Jungutbatu. Berdiri di salah satu kawasan pariwisata yang berkembang pesat di Nusa Penida, justru sekolah itu masih kekurangan beberapa fasilitas penunjang.
Hal ini disampaikan langsung kepala sekolah, saat mendapatkan kunjungan dari Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Sabtu 9 Agustus 2025.
Baca juga: MENGENANG 1,5 Abad SD 1 Paket Agung Buleleng:Jadi Awal Mula Pertemuan Ayah dan Ibu Soekarno
Kepala Sekolah SDN 1 Jungutbatu, I Kadek Hendra menyampaikan beberapa usulan yakni terkait perbaikan bangunan sekolah, dan kekurangan ruang kelas.
Bahkan menjamurnya hotel berbintang hingga restaurant mewah di Desa Jungutbatu, tidak membuat SDN 1 Jungutbaru ini memiliki fasilitas yang memadai.
Sampai saat ini sekolah tersebut belum memiliki ruang perpustakaan ataupun ruang lab.
Tingginya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan dari akomodasi wisata di Desa Jungutbatu, belum dialokasikan secara merata untuk peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Selain itu, sekolah tersebut juga masih kekurangan SDM.
Meskipun ramai-ramai ada pengangkatan PPPK di Pemkab Klungkung beberapa waktu lalu, justru SDN 1 Jungutbatu masih kekurangan 5 orang guru kelas.
"Terima kasih atas kunjungan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Klungkung di SD Negeri 1 Jungutbatu. Mudah-mudahan yang kami harapkan dapat terwujud,” harap Kadek Hendra.
Mendengar persoalan tersebut, Bupati Satria langsung menugaskan kepala sekolah agar segera membuat proposal, sehingga nantinya bisa satu per satu dipenuhi secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran.
Selain itu, Made Satria juga menyemangati siswa agar semakin giat belajar untuk terwujudnya generasi cerdas dan berkualitas.
“Demi terwujudnya peningkatan mutu pendidikan, saya minta kepala sekolah segera buatkan proposal supaya satu per satu bisa kami penuhi secara bertahap menyesuaikan anggaran,” ujar Satria. (mit)
Kumpulan Artikel Klungkung
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.