Virus ASF di Bali
Kemunculan ASF Resahkan Peternak, Disperpa Badung Terjunkan Tim Pengawas
Kemunculan virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika kembali menghantui peternak di Kabupaten Badung.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
"Kami menginstruksikan peternak untuk segera melapor kepada otoritas veteriner jika menemukan indikasi babi sakit atau mati mendadak dalam skala besar," ucapnya.
Disperpa memastikan seluruh petugas di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di masing-masing kecamatan dalam kondisi siaga penuh untuk menerima laporan masyarakat.
Peran aktif peternak dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi dini potensi penyebaran virus.
"Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh peternak agar segera melaporkan ke petugas Puskeswan jika menemukan babi yang menunjukkan gejala sakit."
"Koordinasi dapat dilakukan dengan menghubungi nomor kontak resmi petugas yang telah disebarkan di masing-masing kecamatan," tegas Raka Sukadana seraya menghimbau kepada peternak untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan kandang demi melindungi sektor peternakan yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. (*)
Berita lainnya di Virus ASF di Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-Kesehatan-Hewan-dari-Dinas-Pertanian-dan-Pangan-Badung-saat-melakukan-sosialisasi.jpg)