Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Tercatat Ada 4.000 Kasus GHPR di Buleleng Bali, 111 Sampel Dinyatakan Positif Rabies

Penyebab tingginya kasus rabies di Buleleng karena banyaknya anjing yang dilepas liarkan oleh pemiliknya

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi rabies. Tercatat Ada 4.000 Kasus GHPR di Buleleng Bali, 111 Sampel Dinyatakan Positif Rabies 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Laporan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Buleleng, Bali tahun 2025 cukup tinggi. 

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian (Distan), hingga tanggal 10 Desember 2025, kasus gigitan tercatat sebanyak 4087 laporan. 

Kepala Distan Buleleng, Gede Melandrat mengungkapkan, kasus gigitan ini menyebar di sembilan Kecamatan. 

Tiga Kecamatan dengan laporan terbanyak meliputi Buleleng dengan 717 kasus. 

Baca juga: Distan Denpasar Gelar Vaksinasi dan Sterilisasi di Sanur Bali, 23 Positif Rabies

Disusul Kecamatan Banjar dengan 640 kasus dan Kecamatan Sawan dengan 530 kasus. 

"Dari jumlah total 4087 laporan kasus gigitan, 187 sampel dikirim untuk diuji di Balai Besar Veteriner (BBVet). Hasilnya, 111 sampel dinyatakan positif rabies, sementara 70 lainnya negatif," jelasnya, Minggu 14 Desember 2025. 

Kasus terbaru terjadi di Desa Dadap Putih, Kecamatan Busungbiu, pada Sabtu 6 Desember 2025. Di mana korban gigitan merupakan orang dewasa. 

Melandrat menyebut, pasca-menerima laporan gigitan pihaknya sudah melakukan uji lab, di mana hasilnya positif rabies

"Korban sudah mendapatkan vaksin di Puskesmas. Demikian pula petugas, juga segera melakukan vaksinasi dan penelusuran kontak hewan tersebut," katanya. 

Salah satu penyebab tingginya kasus rabies di Buleleng karena banyaknya anjing yang dilepas liarkan oleh pemiliknya. Hal ini pula yang menjadi kendala dalam pengendalian kasus rabies.

Walau demikian, Distan Buleleng rutin melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR). 

Dari jumlah populasi sebanyak 70.298 HPR, hingga 10 Desember 2025 sebanyak 56.605 HPR telah divaksin.

"Capaian vaksinasi telah menyentuh 80,52 persen dan akan terus dimaksimalkan untuk menekan sebaran kasus rabies," tegasnya. (mer)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved