Berita Bali
Ketua DPRD Bali Absen Kehadiran Anggota Dewan Saat Paripurna, Akan Surati DPD Partai
Ketua DPRD Bali Absen Kehadiran Anggota Dewan Saat Paripurna, Akan Surati DPD Partai
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Gubernur Bali Wayan Koster menyinggung jumlah kehadiran anggota DPRD Bali dalam rapat paripurna DPRD Bali pada, Selasa 20 Januari 2026. Dari total anggota, tercatat 46 orang hadir, sementara 8 lainnya tidak hadir.
“Ini baru pertama saya mendengar dari pimpinan absensinya lengkap yang hadir maupun ga hadir beserta keterangannya,” ungkap, Koster.
Ia membandingkan praktik absensi tersebut dengan mekanisme yang berlaku di DPR RI, di mana setiap rapat paripurna selalu diawali dengan laporan kuorum kehadiran anggota dan fraksi.
Baca juga: DPRD Bali Jadwalkan Pelantikan PAW Ray Yusha, Digantikan Perempuan dari Buleleng
“Ini sama seperti Paripurna DPR RI, di DPR RI itu setiap Rapat Paripurna selalu diawali dengan kuorum anggota dan fraksi. Jadi disampaikan jumlah kuota yang hadir, dan jumlah fraksi yang hadir jadi ketahuan siapa yang rajin siapa yang malas,” ujarnya.
Koster juga menyinggung penerapan sanksi di DPR RI bagi anggota yang tidak disiplin menghadiri rapat paripurna.
Baca juga: Resmi Jabat Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, WNA Berulah Jadi Atensi Utama
“Dan di DPR RI itu kalau sampai 4x berturut-turut tidak hadir itu diberikan sanksi, jadi kadang ada yang nakal sekarang hadir nanti enggak, soalnya 4x berturut-turut jadi tidak dibuat berturut-turut jadi nggak kena sanksi,” sambungnya.
Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, menegaskan pentingnya kedisiplinan kehadiran anggota dewan dalam setiap rapat paripurna. Penegasan ini disampaikan menyusul sorotan Gubernur Bali, Wayan Koster, terkait absensi anggota DPRD Bali pada rapat paripurna yang digelar Selasa
Dewa Made Mahayadnya menilai, peningkatan kinerja lembaga legislatif menjadi hal yang tidak bisa ditawar, terlebih Bali saat ini menyandang predikat sebagai destinasi nomor satu dunia.
“Untuk peningkatan kinerja apalagi kita dapat nomor 1 urusan destinasi di dunia kita harus ada peningkatan di legislatif dan eksekutif jadi dengan absensi ini semoga semua aware, aware itu bahasa indonesianya apa ya? Peduli gitu bahwa pentingnya memang kita setiap sidang hadir,” jelas, Dewa Jack.
Ia menjelaskan, ketentuan mengenai kehadiran anggota dewan telah diatur secara jelas dalam tata tertib DPRD Bali. Batas toleransi ketidakhadiran pun sudah ditetapkan.
“Kalau dalam tatib kita tiga kali berturut-turut,” kata Dewa Made Mahayadnya.
| Bali Jadi Tuan Rumah Event Internasional FHTB 2026, Diikuti 200 Perusahaan dari 14 Negara |
|
|---|
| Menteri LH Diganti, Bagaimana Nasib PSEL dan Penutupan TPA Suwung? |
|
|---|
| Sampah Jadi Isu Serius di Bali, AMSI Bali Gelar Aksi Bersih Pantai Sanur Rayakan HUT Ke-9 |
|
|---|
| Dispar Bali Rekomendasikan Tiga DTW di Kota Denpasar, Catat Kunjungan Ribuan Turis ke Bajra Sandhi |
|
|---|
| Bali Jadi Poros Perlawanan Narkotika Global, Indonesia Tekankan Kemanusiaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Mohon-Restu-Haluan-Pembangunan-Bali-100-Tahun-Koster-Mulai-Gencarkan-Pengendalian.jpg)