Bisnis
ANTISIPASI Permainan Spekulan, Jamin Harga Bahan Pokok Stabil, Polda Bali Sidak Pasar Tradisional
Fokusnya adalag menjaga keterjangkauan harga, menjamin mutu pangan, dan memastikan rantai distribusi tidak terhambat.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Polda Bali melalui Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan memberikan jaminan harga 14 bahan pokok penting (Bapoting) di pasar dalam kondisi stabil pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Selain itu, Satgas Pangan juga menjamin stok atau ketersedian bahan pokok melimpah memasuki rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri.
Kepastian ini berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) di beberapa titik. Selama sepekan terakhir ini, tim gabungan yang dikomandoi Ditreskrimsus Polda Bali bersama Bapanas, Bulog, dan dinas terkait, melakukan sidak ‘maraton’ ke berbagai titik vital. Di antaranya di pasar tradisional hingga ritel modern.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy menegaskan, intensitas pengawasan ditingkatkan untuk mencegah adanya spekulan yang mencoba bermain harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Salah satu capaian mencolok dari sidak rutin ini adalah terkendalinya harga telur ayam.
Baca juga: LUDES Warung Nasi Rasmini Terbakar di Sangsit Buleleng, Tidak Ada Korban Jiwa
Baca juga: ASTUNGKARA Ayah dan Anak Selamat dari Maut, Usai Sepeda Motor Terjun ke Jurang di Kintamani Bali
“Jika sebelumnya sempat menyentuh angka Rp 32.000 per lusin, kini di tingkat pedagang Pasar Kreneng, harga sudah melandai ke angka Rp 28.000. Harga tersebut, jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 30.000,” papar Kombes Pol Ariasandy, Rabu (18/2).
Tim Satgas terjun langsung ke lapangan, mulai dari Pasar Kreneng, distributor besar seperti CV Crystal dan CV Sumber Pangan, hingga ritel modern seperti Supermarket Bintang.
Menurut Kombes Ariasandy, stabilitas ini adalah buah dari pengawasan yang konsisten dan komunikasi dua arah antara kepolisian dengan para pelaku usaha.
“Kami tidak hanya mengecek label harga, tapi juga masuk ke gudang-gudang distribusi untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan. Kami berdialog dengan pedagang agar tetap mengikuti aturan HET demi kepentingan bersama,” bebernya.
Sidak yang dilakukan beberapa hari terakhir hingga hari ini melibatkan kekuatan penuh dari Satgas Saber Pangan Provinsi Bali, termasuk Dinas Pertanian, Disperindag, hingga Dinas Penanaman Modal (PMPTSP). Fokusnya adalag menjaga keterjangkauan harga, menjamin mutu pangan, dan memastikan rantai distribusi tidak terhambat.
Sebelumnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Bali terus bersinergi untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menyongsong rangkaian HBKN, TPID memastikan ketersediaan pasokan pangan melalui penyelenggaraan operasi pasar murah dan pengawasan harga pada komoditas pangan utama. Selain itu juga koordinasi rutin untuk memastikan jalur distribusi pangan tetap terjaga.
Pemerintah Provinsi Bali juga telah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional bersama Badan Pangan Nasional pada Jumat (13/2).
Kegiatan di Provinsi Bali berlangsung secara virtual terhubung dengan pusat, dan dipusatkan di halaman depan Kantor Gubernur Bali.
Program ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, beserta jajaran, serta perwakilan Satgas Pangan Polda Bali yang melakukan pengawasan distribusi dan stabilitas harga komoditas pangan.
Gerakan Pangan Murah merupakan langkah pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok di masyarakat, terutama menjelang periode meningkatnya permintaan konsumsi.
| JAMIN Harga Beras Stabil, Bulog Pastikan Tidak Ada Kenaikan, Tak Terpengaruh Biaya Kemasan Melonjak! |
|
|---|
| TRANSAKSI Kartu Kredit Tumbuh pada Kuartal I-2026, Simak Alasannya |
|
|---|
| Triwulan Pertama Rp71,449 M, Dispar Catat Realisasi Pungutan Turis Masuk Bali Periode Januari-Maret |
|
|---|
| Dukungan Permodalan BRI Dorong Pertanian Paprika Organik, Petani Lokal Mampu Tembus Pasar Premium |
|
|---|
| TRANSAKSI Local Currency Melonjak 163 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sejumlah-tim-gabungan-Satgas-Pangan-Polda-Bali-melakukan-sidak.jpg)