Bisnis
Kepemimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan, Kanwil Banuspa Optimistis Percepat Perlindungan Semesta
Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara dan Papua, optimistis penetapan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS
TRIBUN-BALI.COM - Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara dan Papua, optimistis penetapan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031, oleh Presiden Prabowo Subianto akan semakin memperkuat perlindungan program Jamsostek pekerja serta mendorong transformasi kelembagaan secara nasional.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu mempercepat tercapainya cakupan perlindungan semesta (universal coverage), meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat tata kelola program Jamsostek di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, Banuspa Kuncuro Budi Winarno, menyatakan jajaran wilayah menyambut positif keputusan pemerintah tersebut dan siap menjalankan arah kebijakan strategis yang telah ditetapkan oleh manajemen pusat.
”Pergantian kepemimpinan merupakan momentum untuk mempercepat perluasan perlindungan pekerja, khususnya sektor informal, pekerja mandiri, serta pelaku usaha mikro yang masih membutuhkan akses Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ungkap Kuncoro.
Baca juga: Usai Presiden Tetapkan Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan, Gianyar Siap Perkuat Perlindungan Pekerja
Baca juga: Kendaraan Barang Non Logistik Dibatasi Per 13 Maret 2026, Sosialisasi Aturan Lalin Angkutan Lebaran!
Menurut Kuncoro, Kanwil Banuspa akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, asosiasi usaha, komunitas pekerja, serta berbagai pemangku kepentingan guna mendukung target peningkatan kepesertaan dan kepatuhan iuran.
Selain itu, Kuncoro menyebut penguatan layanan digital, percepatan proses klaim, serta peningkatan kualitas pelayanan langsung kepada peserta menjadi fokus utama agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.
Kuncoro berharap kepemimpinan baru mampu memperkokoh kepercayaan publik terhadap BPJS Ketenagakerjaan, melalui tata kelola yang transparan dan profesional sekaligus memastikan keberlanjutan pengelolaan dana jaminan sosial.
”Kami optimistis dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, perlindungan pekerja di DKI Jakarta maupun nasional dapat semakin luas sehingga turut memperkuat ketahanan sosial ekonomi pekerja sekaligus keluarganya,” cetus Kuncoro.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan susunan kepemimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan melalui Keputusan Presiden Nomor 18/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota Dewan Pengawas serta Direksi untuk masa jabatan 2026–2031 yang efektif berlaku mulai 19 Februari 2026.
Pelantikan jajaran baru dilakukan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar yang mewakili presiden. Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menegaskan jaminan sosial merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat.
“Negara harus memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat. Produktif berarti mampu keluar dari bantuan sosial menuju kemandirian berkelanjutan, dan itu merupakan esensi pemberdayaan masyarakat,” kata Muhaimin.
Muhaimin menambahkan, pemberdayaan tidak hanya berfokus pada pengurangan kemiskinan, tetapi juga membangun ketahanan sosial, daya saing ekonomi, serta rasa aman dari berbagai risiko yang dapat menurunkan kesejahteraan.
Dirinya juga menyebut BPJS Ketenagakerjaan memiliki posisi strategis, dalam memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarga dari risiko kecelakaan kerja, pemutusan hubungan kerja, hingga kematian yang berpotensi menimbulkan kerentanan sosial ekonomi.
“Perlindungan sosial ketenagakerjaan menjadi fondasi penting agar masyarakat tetap terlindungi dan mampu menjaga keberlanjutan kesejahteraan,” ujar Muhaimin.
Selain itu, pemerintah mendorong kolaborasi untuk menghadirkan hunian sewa terjangkau bagi pekerja melalui skema Manfaat Layanan Tambahan sebagai bagian dari penguatan kesejahteraan pekerja.
| KONDISI Ekonomi Kian Fluktuatif, Sompo Malah Catat Kinerja Keuangan Baik dengan Laba Bersih Rp135 M |
|
|---|
| PROVIDER Harus Migrasi Jaringan ke SJUT-IPT Sanur, Perumda BPS Denpasar Beri Deadline Tiga Bulan |
|
|---|
| PERTAMINA Tambah Pasokan 147 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Bali |
|
|---|
| TANGANI Kredit Macet Sesuai Kepastian Hukum yang Berlaku, OJK Dukung & Lakukan Hal Ini |
|
|---|
| AKAD Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Deputi-Direktur-Wilayah-BPJAMSOSTEK-Bali-Kuncoro-Budi-Winarno.jpg)