Harga BBM
Mulai 10 April, ASN Bali WFH Tiap Jumat: Hemat BBM, Layanan Tetap Jalan
ASN Bali Mulai WFH Per 10 April, Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu, BKPSDM Sebut Sesuaikan Kondisi Daerah
Gus Bem sapaannya menegaskan kebijakan ini dikeluarkan untuk menghemat BBM.
Karena itu, ia menginstruksikan para pegawai di lingkungan Pemkab agar saat WFH tidak keluar rumah menggunakan kendaraan.
“Ini tujuannya untuk menghemat penggunaan BBM nasional, jadi kalau saat WFH mereka (pegawai) malah keluar rumah atau jalan-jalan menggunakan kendaraan bermotor, justru itu melenceng dari tujuan. Karena itu, kami minta agar saat WFH, pegawai tetap di rumah, kalaupun keluar, kami minta gunakan kendaraan listrik, sepeda atau jalan kaki kalau tujuannya dekat,” ujarnya.
Disinggung mengenai penerapan kebijakan pergi ke kantor menggunakan kendaraan non-BBM, Gus Bem mengatakan hal tersebut hanya sebatas imbauan, bukan kebijakan resmi.
“Untuk pergi ke kantor pakai sepeda, atau kendaraan listrik, itu kami imbau saja. Tapi kami harap itu diterapkan, supaya kebijakan hemat BBM benar-benar optimal,” ujarnya.
Meski pihaknya sangat mendukung kebijakan penghematan BBM pemerintah pusat.
Namun sejauh ini Pemkab belum melakukan langkah-langkah untuk mengganti kendaraan operasional dengan kendaraan listrik.
“Secara aturan, pemerintah pusat sudah memberikan aturan agar pemerintah daerah menggunakan kendaraan listrik. Tapi itu belum kami lakukan, saat ini masih menggunakan kendaraan lama. Tetapi kalau nanti memang ada program pengadaan kendaraan, kemungkinan kita akan beralih ke listrik, tapi ini bergantung anggaran juga,” jelas Gus Bem.
Berdasarkan dihimpun Tribun Bali, per Rabu 1 April 2026, harga BBM di Kabupaten Gianyar masih bertahan.
Solar/Bio Solar Rp6.800 per liter, Pertalite Rp10 ribu per liter, Pertamax Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100 per liter. Kemudian, Dexlite Rp13.250 per liter dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.
Dari sisi ketersediaan, total stok BBM di 30 SPBU se-Kabupaten Gianyar juga mencukupi.
Pertalite tercatat paling banyak dengan 193.976 liter dan Pertamax 215.829 liter. Stok Solar/Bio Solar sebanyak 87.132 liter, Pertamax Turbo 81.211 liter, Pertamina Dex 54.387 liter, dan Dexlite 2.480 liter. (weg)
Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat dikonfirmasi mengakui dengan kondisi geopolitik seperti sekarang ini tentu pihaknya harus memikirkan hal itu.
Diakui pihaknya juga melihat tren dan melihat data berdasarkan serapan.
“Namun realisasi penerimaan sampai dengan satu triwulan ini sampai Maret ini, kelihatannya memang ada kenaikan jika dibandingkan pada tahun 2025,” bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pegawai-pemerintahan-1.jpg)