Seputar Bali
Cacahan Sampah Organik dari Denpasar Ditimbun di Eks Galian C Klungkung, Solusi Overload Sampah?
Sampah organik hasil cacahan TPS3R yang berasal dari Denpasar, Bali kini sudah mulai ditimbun di wilayah Klungkung.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sampah organik hasil cacahan TPS3R yang berasal dari Denpasar, Bali kini sudah mulai ditimbun di wilayah Klungkung.
Tercatat sudah ada paling tidak 2 truk besar sudah membawa sampah organik hasil cacahan yang akan ditimbun di Eks Galian C di Gunaksa, tepatnya di utara Mbung Tukad Unda.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala DKLP Klungkung, Dewa Komang Aswin.
Dia mengatakan di lokasi tersebut dibuat lubang untuk penampungan kompos, lalu kembali ditimbun dengan tanah.
Baca juga: Pelaku TPST Liar di Jimbaran dan Pembakaran Sampah di Kerobokan Akan Disidang Besok
“Tadi bahan kompos itu diurug. Dibuat lubang, bahan kompos itu ditanam dan tanahnya diratakan,” ujar Dewa Komang Aswin, Senin 13 April 2026.
Ia mengatakan, ke depan akan ada audiensi lebih lanjut dari DKLH Provinsi Bali, dengan Bupati Klungkung I Made Satria terkait tindak lanjut dari rencana pengolahan kompos di Eks Galian C Gunaksa.
“Tadi ditunjukkan cara pengolahannya, gimana metodenya,”
“Tapi nanti akan ada audiensi lagi dari Pemprov Bali ke Bupati. Tentu nanti melibatkan DPRD juga,” jelasnya.
Baca juga: Tujuh Penduduk Non Permanen di Desa Ped Nusa Penida Diduga Berbekal KTP Palsu
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali, tempat pengolahan kompos hasil dari sampah organik tersebut merupakan hamparan lahan kosong milik Pemprov Bali, yang sebelumnya merupakan lahan terdampak lahar dingin letusan Gunung Agung pada 1963 silam.
Lokasinya tidak terlalu dekat dengan pemukiman, namun akses jalan menuju lokasi tersebut merupakan jalur utama Klungkung-Karangasem.
Lantas, apakah langkah ini bisa menjadi solusi dari overload sampah organik yang ada di beberapa TPS3R yang ada di daerah Denpasar?
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, beberapa lokasi pengelolaan sampah organik mengalami overload akibat banyaknya sampah organik yang datang.
Ketua Forum Swakelola Sampah Bali, I Wayan Suarta ketika dikonfirmasi, Senin 13 April 2026 menyebut sempat mengalami overload akibat kedatangan sampah organik yang membludak.
"Sudah antre-antre sampai ditolak-tolak sampah masyarakat juga ditolak seperti di Sesetan ada juga sampah masyarakat Sesetan bisa dibuang ke TPS3R dan antre seperti antre orang mencari sembako," jelas Suarta.
Sementara hasil cacahan sampah organik belum dapat keluar dari gudang sebab bingung membuang hasil cacahan sampah organik di mana.