Berita Bali
Teguran Koster ke Dewa Jack Viral, Gerindra dan PSI Pertanyakan Kapasitas
Fraksi Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Bali menyoroti pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster yang viral di media sosial
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ketidakhadiran Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya pada Rapat Paripurna ke-33 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Selasa 14 April 2026 disorot.
Pasalnya ketidakhadiran Ketua DPRD pada Rapat Paripurna kali ini dikaitkan dengan pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster yang viral di media sosial terkait tegurannya kepada Dewa Jack soal pembangunan lahan pengelolaan sampah organik di Klungkung senilai Rp400 miliar.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPRD Bali, Ketut Nayaka mengatakan hari ini Dewa Jack tak dapat hadir di Rapat Paripurna sebab mengikuti retret, sehingga kehadirannya diwakili oleh Wakil Ketua I DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa.
"Pak Ketua ikut retret di Magelang tadi pagi berangkat. Sampai tanggal 20 April 2026 baru kembali," jelas dia saat dikonfirmasi, Selasa 14 April 2026.
Lebih lanjutnya, Nayaka mengatakan retret ini merupakan program dari Pemerintah Pusat, untuk peningkatan kapasitas Pimpinan DPRD yang diikuti oleh seluruh Ketua DPRD Provinsi, Kabupatan dan Kota seluruh Indonesia.
"Dulu diikuti seluruh Menteri, lalu Gubenur dan Sekda," imbuhnya.
Disinggung apakah ketidakhadiran Dewa Jack sekaligus ada kaitannya dengan teguran Gubernur Bali pada Ketua DPRD beberapa waktu lalu, terkait pernyataan lahan pengelolaan sampah organik di Klungkung, Nayaka membantah hal tersebut.
"Tidak ada kaitannya," pungkasnya singkat. (*)
Berita lainnya di Pemprov Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ketua-Fraksi-Gerindra-PSI-DPRD-Bali-Gede-Harja-Astawa-pada-Rapat-Paripurna.jpg)