Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Sopir Truk Dibuat Resah Terhadap Aksi Pelemparan Batu di Buleleng Bali, Polisi Selidiki Kasus

Kendati tidak melapor secara resmi, Iptu Yohana menegaskan jika polisi tetap akan menindaklanjuti aduan tersebut. 

Tayang:
Istimewa
PELEMPARAN BATU - Sopir truk yang melintas di ruas jalan Singaraja-Gilimanuk dibuat resah akibat aksi pelemparan batu. Pihak kepolisian pun segera bertindak untuk mengungkap pelaku pelemparan. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sopir truk di yang melintas di ruas jalan Singaraja-Gilimanuk kembali dibuat resah. Ini karena peristiwa pelemparan batu kembali terjadi. 

Peristiwa ini dibagikan oleh akun Sume Dana melalui akun media sosial Facebook miliknya. 

Pada video berdurasi 41 detik itu, pembuat video meminta agar masyarakat yang bekerja di jalan lebih hati-hati. 

Sebab kembali terjadi pelemparan batu, sembari menunjukkan kondisi kaca depan truk yang retak.

"Hati-hati semeton yang bekerja di jalan. Ini terjadi lagi pelemparan (batu) di kawasan Desa Tukadmungga-Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, tepatnya di Yeh Kapal. Tadi truk saya dilempar pakai batu. Pelakunya membawa sepeda motor Honda Scoopy. Sekarang saya sudah di Polres Buleleng untuk melapor," ucapnya. 

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Pelemparan Batu, Sopir Truk Dibuat Resah Terhadap Aksi Pelemparan Batu 

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan jika pada Senin 20 Oktober 2025 malam, sempat ada seorang sopir truk yang mendatangi Polres Buleleng. Tujuannya untuk mengadukan ihwal peristiwa pelemparan batu

"Yang bersangkutan tidak melapor secara resmi, hanya menyampaikan aduan mengenai pelemparan batu itu," ucapnya, Selasa 21 Oktober 2025. 

Kendati tidak melapor secara resmi, Iptu Yohana menegaskan jika polisi tetap akan menindaklanjuti aduan tersebut. 

Dikatakan jika tim opsnal Polsek Kota Singaraja akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pelemparan dan motifnya. 

"Pelemparan batu pada truk yang sedang berjalan, merupakan perbuatan yang membahayakan. Maka dari itu kami akan tindaklanjuti aduan ini agar ke depan tidak terulang lagi," tegasnya. 

Untuk diketahui, peristiwa pelemparan batu pada kendaraan cukup sering terjadi. 

Sebelumnya peristiwa serupa terjadi di ruas jalan Seririt-Gilimanuk, tepatnya di Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng pada Jumat 10 Oktober 2025. 

Peristiwa itu dialami Ngurah Alit. Melalui akun media sosialnya, ia menyebut pelaku pelemparan ada tiga orang dan masih anak-anak. 

Mereka menggunakan dua sepeda motor, yakni Honda Beat dan Honda Vario. 

Pelaku melempar batu sebesar genggaman tangan orang dewasa. Beruntung batu itu hanya mengenai wiper mobil.

"Pelaku diam di pinggir jalan sembari menunggu situasi sepi. Kebetulan di posisi itu saya sendiri, tidak ada teman. Pas situasi sepi, dia lalu melempar kaca truk. Setelah melempar, mereka kabur sambil meledek saya. Jadi tolong pihak berwajib atensinya nggih," tulisnya. (mer)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved