Berita Buleleng
RSUD Buleleng Hanya Mampu Realisasikan 90 Persen Pendapatan, Pendapatan Diproyeksi Turun Rp40 Miliar
Namun target ini terlalu tinggi, akhirnya dengan sisa waktu dua bulan ke depan, target yang mampu direalisasikan hanya 90 persen.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Pendapatan RSUD Buleleng diproyeksikan turun senilai Rp40 miliar lebih pada APBD 2026. Salah satu yang jadi penyebab lantaran target yang dipasang tahun ini terlalu tinggi.
Hal tersebut diungkapkan Direktur RSUD Buleleng, dr. Ketut Suteja Wibawa. Kata dia, pada tahun 2025 target pendapatan RSUD Buleleng senilai Rp257 miliar.
Namun target ini terlalu tinggi, akhirnya dengan sisa waktu dua bulan ke depan, target yang mampu direalisasikan hanya 90 persen.
Baca juga: CEDERA Putu Panji di Kepala, Nova Arianto Terpaksa Tarik Keluar Kapten Timnas U-17
Baca juga: KETUM PSSI Puji Kemenangan Garuda Muda, Sebut Kemenangan Bersejarah Timnas U-17 di Piala Dunia!
Menurut dr. Suteja, penurunan proyeksi pendapatan ini tidak terlepas dari tingginya target di tahun 2025. Selain itu, ketatnya persaingan antar-rumah sakit juga disinyalir menjadi salah satu penyebabnya. "Sekarang fasilitas layanan kesehatan semakin banyak. Sehingga otomatis berdampak ke kami," ucapnya, Selasa (11/11).
Diketahui, target pendapatan RSUD Buleleng di tahun 2026 turun menjadi Rp210 miliar, atau Rp40 miliar lebih. Penurunan inipun mendapat sorotan dari DPRD Buleleng.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Buleleng, Ni Kadek Turkini ditemui usai rapat Komisi IV mengungkapkan, pihaknya ingin mengetahui pos-pos mana saja yang mempengaruhi penurunan pendapatan. Sebab pihak dewan tidak ingin penurunan pendapatan ini berdampak pada pelayanan masyarakat.
"Walaupun ada penurunan proyeksi pendapatan, kami sampaikan dengan Dirut baru pelayanan harus tetap optimal. Karena kesehatan adalah kebutuhan pokok," tandasnya. (mer)
| Empat Penyakit Global Jadi Ancaman, Pemkab Buleleng Petakan Risiko Wabah |
|
|---|
| Pastikan Tak Tambah Anggaran Meski Harga BBM Naik, Simak Keterangan BKAD Buleleng |
|
|---|
| Pemkab Buleleng Kaji Penyesuaian Proyek, Buka Peluang Adendum 10 Persen Imbas Kenaikan BBM |
|
|---|
| TARGET Pertahankan Juara Umum Porprov di Kandang, PTMSI Buleleng Ajak Seluruh Elemen Bersatu |
|
|---|
| BUKA Peluang Ekowisata Basis Komunitas, Rencana Konservasi Tukik Banyuasri, Agenda Paruman Desa Adat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-rapat-kerja-komisi-IV-DPRD-dengan-Manajemen-RSUD-785.jpg)