Berita Buleleng
Kisah Pilu Pemuda dari Ringdikit Patah Kaki Ditabrak Pajero, Terpaksa Naik Kolbak ke RSUD Buleleng
Nelangsa dialami Putu Putra Sastrawan. Pemuda 18 tahun ini mengalami kecelakaan hingga menyebabkan dua kakinya
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ady Sucipto
Yang mana tidak cocok, atau tidak sesuai peruntukannya. Video tersebut pun viral di media sosial.
Mengenai hal ini, Kadek Adi menjelaskan jika ia sebelumnya sudah menyarankan agar meminjam mobil ambulans di puskesmas.
Sebab tidak memungkinkan Putra dibawa dengan mobil penumpang, mengingat dua kakinya patah.
"Ayahnya sudah bicara ke pihak Puskesmas Seririt 3, tapi tidak ditanggapi. Alasan dari Puskesmas takutnya ada emergency pasien lain.
Sedangkan ini sudah pasti ada pasien emergency yang membutuhkan," ucapnya.
Karena tidak boleh pinjam ambulans, akhirnya keluarga memutuskan pinjam mobil kolbak milik tetangga.
Kemudian mengantar Putra ke RSUD Buleleng pada Selasa (9/12).
"Kami tidak tahu kemana harus menghubungi untuk peminjaman ambulans. Selain itu ada juga Buleleng Social Community (BSC), tapi saya juga tidak tahu kontaknya," ucap dia.
Saat ini Putra masih menjalani masa observasi pascaoperasi di RSUD Buleleng.
Pihak dokter menyebut Putra boleh pulang setelah dua hari kemudian. "Informasi dari dokter mungkin lagi dua hari baru boleh pulang. Karena sekarang panasnya naik turun," imbuhnya. (mer)
Baca juga: Kejari Buleleng Hentikan Penyelidikan, Dugaan Penyimpangan di Perumda Pasar
Tidak Sesuai SOP
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng, dr. Sucipto telah memanggil kepala Puskesmas Seririt 3 untuk melakukan klarifikasi dan evaluasi.
Berdasarkan hasil telusur lapangan, terungkap peminjaman mobil ambulans tidak bisa dapat diberikan karena proses peminjaman tidak sesuai SOP yang berlaku.
dr. Sucipto menjelaskan kronologis peristiwa tersebut, yang mulanya terjadi pada 30 November 2025, dengan tujuan meminjam tandu.
Kemudian pada 5 Desember 2025 keluarga pasien datang lagi ke puskesmas untuk meminta rujukan terkait proses perawatan.
| DINSOS Pastikan Pendampingan Berlanjut, Delapan Korban Kasus LKSA GS Dipindahkan ke Panti |
|
|---|
| SAPI Terjun ke Sumur Dikira Hilang Oleh Pemiliknya di Desa Banyupoh, Evakuasi Tim TRC Berhasil |
|
|---|
| Baru Saja Dibeli, Dikira Hilang, Sapi Milik Warga di Buleleng Ternyata Masuk Sumur Sempit |
|
|---|
| Kebutuhan 3.000 Telur per Hari, Program MBG Jadi Peluang Besar Usaha Desa di Sukasada Buleleng |
|
|---|
| PEMILIK Bangunan Liar Diberi Waktu 30 Hari Bongkar Mandiri, Kappa: Tidak Ada Ganti Rugi! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Putra-dibawa-kolbak-df.jpg)