Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Seusai Datangi Kejari Buleleng, Warga yang Tak Puas Segel Kantor Perbekel Sudaji

Penyegelan dilakukan pada Selasa (16/12) pukul 13.00 Wita, tepatnya setelah massa pulang dari kantor Kejari Buleleng.

Istimewa
DISEGEL- Kantor Kepala Desa (Perbekel) Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng disegel oleh warga. Penyegelan dilakukan karena warga tidak puas dengan jawaban pihak Kejari, atas kejelasan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Perbekel I Made Ngurah Fajar Kurniawan.  

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Aksi damai masyarakat Desa Sudaji, Kecamatan Sawan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng pada Selasa (16/12) berbuntut panjang. Sebab warga yang tidak puas, akhirnya melakukan tindakan penyegelan kantor Kepala Desa (Perbekel) Sudaji. 

Penyegelan dilakukan pada Selasa (16/12) pukul 13.00 Wita, tepatnya setelah massa pulang dari kantor Kejari Buleleng.

Saat itu massa ingin meminta kejelasan pihak Kejari, mengenai kasus dugaan korupsi yang dilakukan Perbekel Sudaji, I Made Ngurah Fajar Kurniawan. 

Baca juga: POLEMIK Kasus Korupsi, Warga Sudaji Segel Kantor Perbekel, Tak Puas dengan Kejari Buleleng!

Sayangnya pada saat itu masyarakat Desa Sudaji tidak mendapatkan jawaban yang pasti.

Sebab Kepala Kejari (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan tidak berada di tempat.

Masyarakat saat itu hanya dijanjikan akan diterima kembali pada hari Jumat (19/12). 

Atas hal tersebut, masyarakat yang tidak puas kemudian kembali ke Desa Sudaji, lalu melakukan penyegelan Kantor Perbekel.

Spanduk dan kayu digunakan untuk menutup pintu ruangan. Kemudian pintu depan kantor digembok dan kuncinya dibawa salah satu warga.  

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz membenarkan ihwal penyegelan kantor tersebut.

Baca juga: Massa Datangi Kejari Buleleng, Minta Kejelasan Kasus Dugaan Korupsi Perbekel Sudaji

Dikatakan jika sebelum penyegelan, pihak kepolisian sudah melakukan tindakan kepolisian berupa imbauan dan saran. 

"Kapolsek Sawan sudah memberi imbauan dan saran mengenai dampak negatif penyegelan kantor kepala desa.

Namun warga tetap pada pendiriannya," ucap Iptu Yohana. 

Aksi penyegelan dilakukan hingga pukul 13.30 Wita. Setelah kantor tersegel, warga membubarkan diri dengan tertib. 

Hingga Rabu (17/12) kantor Perbekel Sudaji masih tersegel. Kapolsek Sawan, AKP Ketut Budayana menyebut penyegelan dilakukan hingga ada jawaban dari Kajari.

"Saat ini masih tersegel, warga menunggu jawaban dari Kajari. Walau demikian kami telah memerintahkan unit Intel untuk melakukan patroli di sekitar lokasi," tandasnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved