Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tahun Baru di Bali

Tidak Ada Pesta Kembang Api di Buleleng Saat Perayaan Tahun Baru, Polisi Cabut Izin

Perayaan tahun baru di Kabupaten Buleleng dipastikan tanpa ada pesta kembang api.

Tribun Bali/Ida Ayu Suryantini Putri
Ilustrasi pesta kembang api (foto ini hasil generated AI). Tahun ini pesta kembang api di Buleleng ditiadakan. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Perayaan tahun baru di Kabupaten Buleleng dipastikan tanpa ada pesta kembang api.

Izin yang sebelumnya telah dikantongi vendor pun, kini telah dicabut oleh pihak kepolisian. 

Pencabutan izin peluncuran kembang api ini menindaklanjuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mengeluarkan izin pesta kembang api pada malam puncak pergantian tahun, Rabu (31/12/2025).

Baca juga: Pelabuhan Gilimanuk Landai di H-2 Tahun Baru, Puncak Arus Balik Diprediksi 3-4 Januari 2026

Menyikapi arahan tersebut, Kasat Intelkam Polres Buleleng AKP Kadek Alit Susanta mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi sejumlah vendor maupun operator kembang api untuk memastikan tidak melakukan peluncuran kembang api.

Ia juga mengakan jika sebelumnya ada dua izin peluncuran kembang api yang sudah terbit.

Yakni Pemkab Buleleng dan Krisna. Namun akhirnya izin tersebut dicabut oleh Polda Bali. 

Baca juga: EMPATI Korban Bencana Sumatera, GWK Batalkan Pesta Api Kembang Saat Malam Tahun Baru 2026

"Kalau di Pemkab memang sudah tidak mengadakan. Sementara Krisna, hari ini kami akan bertemu dengan manajernya untuk koordinasi secara langsung," imbuhnya, Selasa (30/12/2025). 

Sebelumnya, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengungkapkan, ada imbauan agar tahun baru ini tidak dirayakan dengan pesta kembang api.

Hal ini sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa bencana yang terjadi di Sumatera. 

Baca juga: Klungkung Perketat Penggunaan Kembang Api Saat Tahun Baru, Diameter Harus di Bawah 2 Inci

"Sebagai gantinya, perayaan tahun baru digelar pementasan seni budaya. Kami akan menampilkan seni budaya khas Buleleng, agar tidak ada kegiatan yang kurang berarti," ucapnya. 

Berdasarkan jadwal yang diterima Tribun-Bali.com, hiburan yang telah disiapkan meliputi bondres rare kual, Gong Mebarung (Sanggar Langgen Kertu Budaya Lokapaksa vs Sanggar Suara Mustika Banyuning).

Selain itu adapula penampilan seni modern berupa band lokal Sendari Band (Band Lokal) dan Motifora.

Seluruh kegiatan ini dipusatkan di Pelabuhan Buleleng. 

Baca juga: Tak Ada Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru, Buleleng Ganti Hiburan, Gianyar Gelar Doa Bersama

Selain itu, Bupati juga menjadwalkan makan nasi jinggo bersama dengan masyarakat, sebagai wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Rencananya ada 4000 bungkus nasi yang disiapkan. 

"4000 ini sebagian akan dibagikan dibagi ke pelabuhan dan sebagain lainnya dibawa keliling untuk dibagikan pada masyarakat. Seluruhnya disediakan oleh pihak sponsor," imbuhnya. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved