Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pengeroyokan di Buleleng

Pria Asal Buleleng Dikeroyok, Berawal Nyalakan Kembang Api di Pantai Lovina

Momen pergantian tahun yang semestinya dirayakan dengan bahagia, justru berubah mencekam bagi seorang pria bernama Komang Sudiartana.

Istimewa
LAPOR POLISI - Sudiartana saat melapor ke Polres Buleleng pasca dikeroyok pada malam tahun baru. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Momen pergantian tahun yang semestinya dirayakan dengan bahagia, justru berubah mencekam bagi seorang pria bernama Komang Sudiartana.

Sebab pria asal Banjar Dinas Celukbuluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng menjadi korban pengeroyokan

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada hari Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. 

Baca juga: TERANCAM Pidana 5,6 Tahun Penjara, 8 Pelaku Pengeroyokan Resmi Ditetapkan Tersangka!

Informasinya, saat itu Sudiartana tengah merayakan tahun baru di Pantai Lovina bersama enam anggota keluarganya.

Ia sempat menyalahkan kembang api untuk memeriahkan suasana. 

Sayangnya salah satu kembang api diduga gagal meluncur ke atas, melainkan mengarah dan meledak di area pantai.

Baca juga: Kasus Pengeroyokan di Kuta Bali, 8 Orang Resmi Jadi Tersangka, Terancam Pidana 5,6 Tahun Penjara

Kondisi ini akhirnya memicu teguran dari beberapa warga yang terganggu, hingga berujung pada adu mulut. 

Beberapa saat setelah ketegangan mereda, Sudiartana yang menuju parkiran untuk pulang, tiba-tiba didatangi sekelompok warga.

Pria 33 tahun itu dikeroyok, hingga menyebabkan mulutnya berdarah. 

Sudiartana segera menuju RS Parama Sidhi untuk perawatan medis, kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polres Buleleng. 

Baca juga: NASIB Apes Saiful, Hendak Malerai Malah Jadi Sasaran Pengeroyokan Hingga Tak Sadarkan Diri di Jalan!

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pengeroyokan ini.

Dari keterangan awal, peristiwa dipicu oleh insiden kembang api yang arahnya tidak sesuai dan berujung cekcok hingga dugaan pengeroyokan

"Laporan tersebut saat ini sedang dalam penanganan. Unit Reskrim masih mengumpulkan keterangan saksi serta bukti lain di lapangan. Kasus ini dalam proses lidik untuk menemukan pelaku yang terlibat," tandasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Pengeroyokan di Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved