Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Makan Bergizi Gratis

Setelah Libur Seminggu, MBG di Buleleng Mulai Beroperasi, Ayam Betutu Jadi Menu di SMPN 6 Singaraja

Krisna menjelaskan, setiap menu yang disajikan harus memiliki serapan maksimal dari anak-anak penerima manfaat. 

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
MBG - Suasana pelaksanaan MBG di SMPN 6 Singaraja, Jumat 9 Januari 2026. Setelah Libur Seminggu, MBG di Buleleng Mulai Beroperasi, Ayam Betutu Jadi Menu di SMPN 6 Singaraja 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Buleleng kembali beroperasi pada Jumat 9 Januari 2026, setelah libur selama sepekan. 

Pada hari pertama ini, para siswa mendapat sajian menu lokal. 

Kembalinya MBG mendapat reaksi dari para siswa. Misalnya di SMP Negeri 6 Singaraja, para siswa menerima menu lokal atau khas Bali berupa ayam betutu. 

Selain ayam betutu, di dalam ompreng juga terdapat nasi putih, tumis kangkung, tempe mendoan, dan jeruk.

Baca juga: Jumlah SPPG MBG Tahun 2026 di Bali Bakal Bertambah Jadi 180 Unit: Target Belum Bisa Realisasikan

Kepala SPPG Buleleng, Buleleng-Kaliuntu 2, Ketut Ngurah Arya Krisna mengungkapkan, sajian menu lokal ini sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat. 

Adapun pemilihan ayam betutu kali ini sudah melalui berbagai pertimbangan. 

Krisna menjelaskan, setiap menu yang disajikan harus memiliki serapan maksimal dari anak-anak penerima manfaat. 

Sehingga ketika ompreng kembali ke SPPG tidak ada makanan tersisa.

Menu MBG di SMPN 6 Singaraja, Jumat 9 Januari 2026. Setelah Libur Seminggu, MBG di Buleleng Mulai Beroperasi, Ayam Betutu Jadi Menu di SMPN 6 Singaraja
Menu MBG di SMPN 6 Singaraja, Jumat 9 Januari 2026. Setelah Libur Seminggu, MBG di Buleleng Mulai Beroperasi, Ayam Betutu Jadi Menu di SMPN 6 Singaraja (Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury)

Walaupun ayam merupakan salah satu menu yang disukai, Krisna tak memungkiri ada beberapa anak yang alergi ayam. 

Oleh sebab itu pihaknya berinovasi mengganti daging ayam dengan protein lainnya. Seperti tempe, tahu, maupun telur tanpa mengubah menu tersebut.

"Contoh yang alergi ayam, kami ubah dengan tahu dan tempe, tetapi bumbunya tetap betutu. Kami juga ada sumber protein lain berupa telur yang kami olah menjadi telur betutu. Ini menjadi trobosan kami agar tetap ada daya tarik, sehingga menu yang disajikan terserap maksimal," jelasnya. 

Menu lokal dalam MBG disajikan sekali dalam sepekan dan selalu berganti tiap pekannya. 

Pihak SPPG selalu bersinergi dengan ahli gizi untuk merumuskan jumlah gizi anak-anak tanpa mengindahkan kesukaan mereka. 

SPPG Buleleng, Kaliuntu 2 dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Buleleng. Pelayanannya meliputi tiga sekolah, yakni TK Kemala Bhayangkari, SMP Negeri 6 Singaraja, dan SMA Negeri 1 Singaraja dengan total 2.303 penerima manfaat. 

"Untuk di SMPN 6 Singaraja kami melayani 1.100 penerima manfaat yang dibagi menjadi dua shift," ucap Krisna. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved