Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Makan Bergizi Gratis

Setelah Libur Seminggu, MBG di Buleleng Mulai Beroperasi, Ayam Betutu Jadi Menu di SMPN 6 Singaraja

Krisna menjelaskan, setiap menu yang disajikan harus memiliki serapan maksimal dari anak-anak penerima manfaat. 

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
MBG - Suasana pelaksanaan MBG di SMPN 6 Singaraja, Jumat 9 Januari 2026. Setelah Libur Seminggu, MBG di Buleleng Mulai Beroperasi, Ayam Betutu Jadi Menu di SMPN 6 Singaraja 

Karena melayani sekolah dua shift, maka juru masak di SPPG pun ada dua orang. 

Keduanya bekerja secara bergantian, sebab jam memasak dan penyajian masakan berbeda. 

Jam masak gelombang pertama sudah mulai persiapan pukul 02.00 wita, yang selesai pukul 08.00 Wita. 

Dalam proses tersebut dilakukan cek laboratorium untuk mengetahui kadar nitrit, sianida hingga formalin oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polres Buleleng

Selain itu, juga dilakukan uji organoleptik, yakni penilaian mutu produk melalui panca indra manusia, untuk memastikan apakah makanan layak dikonsumsi. 

Seluruh pengecekan dilakukan sekitar pukul 04.30 Wita sebelum proses pengemasan. Setelah dinyatakan layak, baru dikemas. 

Jarak pengemasan juga sudah diatur tidak lebih dari dua jam. 

Mulai dari jam 05.00 Wita sampai jam 07.00 Wita atau 07.30 Wita seluruhnya sudah disiapkan untuk kemudian jam 08.00 Wita didistribusikan. 

"Yang pertama kami distribusikan itu ke TK Kemala Bhayangkari jam 08.00 pagi. Kemudian jam 09.00 di SMPN 6 Singaraja, jam 9.30 di SMAN 1 Singaraja, dan gelombang ke dua jam 14.00 itu di SMPN 6 Singaraja," katanya. 

Sementara pendistribusian untuk kelompok rentan yakni Balita, Busui (ibu menyusui) dan bumil (ibu hamil) alias 3B, Krisna mengaku masih dalam tahap pemutakhiran data di Dinas Kesehatan Buleleng. Sebab wilayah Kelurahan Kaliuntu memiliki dua SPPG. 

"Jadi untuk 3B, SPPG Buleleng, Buleleng-Kaliuntu 1 itu melayani di wilayah kelurahan Kaliuntu. Sedangkan kami pindah ke desa lain, yang kami mutakhirkan hari ini di Dinkes. Kami kejar di Januari ini akan kami realisasikan untuk penerima manfaat masyarakat rentan. Mulai dari ibu hamil, ibu menyusui dan balita," tandasnya. 

Keterlibatan Empat Nakes

Sementara itu Kabag Ren Polres Buleleng, AKP Komang Sudarsana mengungkapkan, pihaknya sudah meminta kepada kepala SPPG agar pelaksanaan MBG sesuai juknis yang ada. Misalnya terkait anggaran yang terima dari BGN, agar dikelola dengan baik.

Pihaknya juga membenarkan ihwal keterlibatan Biddokkes Polres Buleleng untuk test kit kelayakan makanan sebelum didistribusikan. Setiap harinya ada empat dokter yang standby. 

"Seandainya tidak sesuai, jangan sampai makanan itu disuguhkan pada anak-anak," ucapnya. (mer)

Kumpulan Artikel Buleleng

 

 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved