Penemuan Mayat di Bali
JASAD Karya Yasa di Saluran Irigasi Kagetkan Warga Sanggalangit Gerokgak
Sementara berdasarkan keterangan keluarga, diketahui jika almarhum memiliki riwayat epilepsi dan penyakit tersebut kerap kambuh.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Masyarakat Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria pada Minggu (22/2) pagi. Jasad tersebut ditemukan di saluran irigasi dalam posisi terlentang.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan identitas jenazah itu bernama Gusti Putu Karya Yasa (53), warga Desa/Kecamatan Gerokgak. Jasadnya ditemukan oleh warga sekitar pukul 05.30 WITA, saat menuju ke kandang sapi.
“Ketika melintas warga melihat saluran irigasi meluap, kemudian berinisiatif membersihkan sumbatan. Saat itulah ditemukan jasad korban dalam kondisi terlentang dan sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Jasad Karya Yasa ditemukan tenggelam di saluran irigasi dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter, dalam posisi terlentang dengan kepala menghadap utara, mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam. Temuan ini selanjutnya dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke kepolisian.
Baca juga: 3 PELAKU Jambret Tante Jenna Ternyata Residivis, Dua Tertangkap Saat Hendak Kabur ke Jawa Barat!
Baca juga: PURA Pedharman Target Rampung 2027, Ketut Suadnyana Kembali Pimpin Pasemetonan Arya Gajah Para
Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Gerokgak yang dipimpin Pawas AKP Ketut Mastra bersama tim medis Puskesmas Gerokgak 1, langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 06.40 WITA. Tim UKL langsung melakukan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Karya Yasa. Hanya saja terdapat luka terbuka pada siku kanan akibat gesekan benda tumpul, yang diduga terjadi saat korban jatuh ke saluran irigasi.
“Sedangkan berdasarkan kaku dan lebam mayat, diperkirakan korban meninggal dunia lebih dari tiga sampai empat jam sebelum ditemukan,” imbuhnya.
Sementara berdasarkan keterangan keluarga, diketahui jika almarhum memiliki riwayat epilepsi dan penyakit tersebut kerap kambuh. Bahkan beberapa hari sebelumnya juga pernah jatuh ke saluran irigasi akibat penyakit tersebut.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat penyakit epilepsi yang kambuh hingga terjatuh dan tenggelam di saluran irigasi. Pihak keluarga telah menerima kematian korban murni akibat sakit dan tenggelam,” tandasnya. (mer)
| BREAKING NEWS: Seorang Pria Ditemukan Tewas Membusuk Di Kos Sukawati Bali, Punya Riwayat Penyakit |
|
|---|
| 5 Pelaku Sengaja Kembali Bawa Bensin ke Benoa untuk Bakar Korban, Terancam Pasal Penganiayaan Berat |
|
|---|
| 7 Pelaku Pengeroyokan Diburu, Detik-Detik Dua Pria Dianiaya dan Dibakar di Pelabuhan Benoa |
|
|---|
| Foto-Foto Buronan Interpol Kasus Mutilasi Ihor Komarov Beredar di Medsos, Ini Kata Polda Bali |
|
|---|
| Tepis Rumor Liar, Polda Bali Pastikan Tak Ada Indikasi Kekasih Ihor Komarov Terlibat Kasus Mutilasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Evakuasi-jenazah-Karya-Yasa.jpg)