Kecelakaan di Buleleng
Sudiasa Dihantam Kolbak Saat Menyeberang di Buleleng, Meninggal Dunia Akibat CKB
Insiden kecelakaan terjadi di Singaraja-Gilimanuk , tepatnya di Banjar Dinas Goris Pasar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak,
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Insiden kecelakaan terjadi di ruas jalan Singaraja-Gilimanuk kilometer 63.100 Meter, tepatnya di Banjar Dinas Goris Pasar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Insiden ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi saat dikonfirmasi membenarkan ihwal insiden tersebut.
Insiden ini terjadi pada Selasa (10/3/2026), sekitar pukul 22.25 wita.
Baca juga: TEWAS Mistyah Usai Kecelakaan Sepeda Motor Jalur Singaraja-Gerokgak, Akibat Lewat Jalan Berlubang!
"Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Beat DK 3095 UBM dan mobil kolbak dengan nomor polisi P 8234 VM," ungkapnya, Kamis (12/3/2026).
Sepeda motor Honda Beat dikemudikan oleh I Made Sudiasa.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Denpasar Bali Renggut Nyawa Dapa, Rahang Patah, Diduga Kurang Berhati-hati
Sedangkan mobil kolbak dikemudikan oleh Pamudi Al Gofiki (29) asal Banyuwangi. Di dalam mobil juga terdapat penumpang bernama Yoga Aji Setiyawan (29) asal Banyuwangi.
Kecelakaan bermula saat Sudiasa datang dari arah utara hendak menyeberang ke arah selatan.
Baca juga: TEROBOS Antrian Saat Pohon Tumbang Hingga Kecelakaan di Jembrana, Terungkap Muatan Mobil ini
Pada saat bersamaan datang mobil kolbak P 8234 VM dari arah barat menuju timur.
Sehingga terjadi tabrakan bagian depan sebelah kiri mobil dengan bagian depan sepeda motor.
Kerasnya benturan menyebabkan Sudiasa mengalami Cidera Kepala Berat (CKB).
Sebab saat peristiwa terjadi, pria 45 tahun asal Banjar Dinas Goris Kemiri, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng itu tidak mengenakan helm.
Baca juga: TRAGEDI Laka! Budiartika Alami Luka Berat Pasca Kecelakaan di Jalur Singaraja-Gerokgak
"Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Gerokgak 2 untuk mendapat penanganan medis. Hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 22.40 WITA," ucapnya.
Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara, termasuk menggunakan helm dan memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum menyeberang jalan.
Terutama di jalur utama yang memiliki arus kendaraan cukup padat. (*)
Berita lainnya di Kecelakaan di Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Polisi-saat-melakukan-olah-TKP-pasca-peristiwa-kecelakaan-58.jpg)