Berita Buleleng
Puluhan WBP dan Petugas Lapas Singaraja Jalani Tes Urine Dadakan
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja menggelar razia mendadak dan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja menggelar razia mendadak dan tes urine terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) maupun petugas, Jumat (8/5/2026).
Hasilnya, petugas tidak menemukan narkoba dan seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Singaraja mewujudkan lingkungan bebas HALINAR atau handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.
Baca juga: Cegah Masuk Pusaran Narkotika, Kapolda Bali Hingga Tamtama Tak Luput Dari Sasaran Tes Urine Mendadak
Rangkaian kegiatan diawali dengan Ikrar Bersama Bebas HALINAR yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja, Iskandar Djamil, di aula Lapas Singaraja. Ikrar diikuti seluruh petugas serta perwakilan WBP.
"Kami nyatakan perang terhadap HALINAR. Tidak ada toleransi untuk narkoba, handphone ilegal, dan pungli di dalam Lapas. Ikrar ini bukan sekadar seremonial, tapi harus diwujudkan lewat pengawasan ketat setiap hari," tegas Iskandar dikonfirmasi Minggu (10/5/2026)
Usai ikrar, tim gabungan Lapas Singaraja bersama aparat penegak hukum dari Polres Buleleng dan BNNK Buleleng langsung melakukan penggeledahan di seluruh blok hunian WBP.
Baca juga: BNNK Buleleng Tes Urine 15 Pejabat dan Staf di Dinas Damkar
Petugas menyisir kamar hunian, barang milik WBP, hingga sejumlah titik rawan untuk memastikan tidak ada barang terlarang.
Selain razia, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap puluhan WBP dan petugas. Tim medis Lapas Singaraja turut menggelar pemeriksaan kesehatan dasar bagi warga binaan.
Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone ilegal. Namun, sejumlah barang terlarang seperti korek api dan sendok besi diamankan untuk dimusnahkan.
Baca juga: 108 ASN Pemprov Jalani Tes Urine, Jika Ada yang Positif Narkoba Bakal Direhabilitasi BNNP Bali
Kegiatan ditutup dengan penyuluhan bahaya narkoba oleh tim BNNK Buleleng. Materi yang diberikan meliputi dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, sanksi hukum, hingga pentingnya peran warga binaan dalam menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba.
Iskandar menegaskan, razia dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala maupun mendadak dengan melibatkan aparat penegak hukum dan BNNK.
"Sinergi dengan APH dan BNNK jadi kunci. Kami ingin pastikan Lapas Singaraja benar-benar zero HALINAR dan jadi tempat pembinaan yang aman," tutupnya. (*)
Berita lainnya di Tes Urine
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petugas-Lapas-Singaraja-bersama-aparat-penegak-hukum-saat-melakukan-razia.jpg)