Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Idul Adha 2026

Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo ke Buleleng, Jadi yang Terbesar di Bali

Sapi Bali Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banpres) RI resmi diserahkan kepada masyarakat di masjid Ar Rahmah, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Penyerahan - Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna saat menyerahkan bantuan kemasyarakatan Presiden (Banpres) berupa sapi kurban seberat 868 kepada panitia Masjid Ar Rahmah Bukitsari, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kamis (28/5/2026). 

Menurutnya, ini merupakan bentuk perhatian dan kecintaan presiden kepada seluruh masyarakat yang saat ini merayakan Hari Raya Iduladha.

"Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Buleleng, khususnya di Desa Tegalinggah, Kecamatan Sukasada, pada perayaan Hari Raya Iduladha di tahun 2026 ini," ujarnya. 

Supriatna mengaku takjub masih ada masyarakat yang memelihara Sapi Bali dengan bobot mencapai 868 kilogram. Menurutnya ini merupakan bentuk kecintaan, hobi dan ketelatenan.

"Terus terang saya juga baru pertama kali melihat Sapi Bali sebesar ini. Ini menjadi kebanggaan juga buat kita di Buleleng masih ada salah satu warga kita, peternak kita yang berkomitmen konsisten memelihara sapi-sapi sebesar ini selama 4 tahun," kata dia. 

Di sisi lain, Kepala DPKPP Buleleng, Gede Melandrat mengatakan sapi kurban Presiden Prabowo di Buleleng ini merupakan yang paling besar di Bali, untuk bantuan kurban presiden tahun 2026. 

Menurutnya, bobot sapi tersebut bahkan sempat menyentuh angka 920 kilogram saat penimbangan, meski taksiran awal berada di kisaran 860 kilogram.

"Ini sebuah kebanggaan bagi kami di Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan. Program pengembangan peternakan sapi Bali terbukti mampu meningkatkan produksi. Taksirannya 860 kilogram, tetapi hasil timbangannya mencapai 920 kilogram," jelasnya.

Melandrat menambahkan, sapi jumbo tersebut merupakan hasil program inseminasi buatan (IB), bukan hasil perkawinan alami.

"Ini hasil dari IB, bukan perkawinan biasa. Artinya nilai ekonomis sapi Bali sampai level satu ton itu mampu dicapai," tegasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Hewan Kurban

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved