Harga BBM Naik
Warga Buleleng Mulai Mengeluh, Dulu Cukup Sepekan, Kini Rp100 Ribu Pertamax Hanya Bertahan 3-4 Hari
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai Rabu (10/6/2026) dikeluhkan sejumlah warga di Kabupaten Buleleng.
Tayang:
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa/Humas PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus
Ilustrasi pengisian BBM - Aktivitas di salah satu SPBU di Bali beberapa waktu lalu. Warga Buleleng Mulai Mengeluh, Dulu Cukup Sepekan, Kini Rp100 Ribu Pertamax Hanya Bertahan 3-4 Hari
Pelanggan Beralih ke Pertalite
Dampak kenaikan harga Pertamax sudah terlihat di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Buleleng. Dispenser Pertamax yang biasanya melayani pembeli sepeda motor, kini terlihat sepi.
Salah seorang operator SPBU yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, sejumlah konsumen Pertamax mulai beralih ke Pertalite setelah harga BBM nonsubsidi tersebut mengalami kenaikan.
Beberapa konsumen mengaku keberatan dengan harga baru BBM beroktan 95 tersebut.
"Sejak perubahan harga pertamax, dispenser pertamax lebih sepi. Kebanyakan mobil saja. Biasanya ada sepeda motor, tapi sekarang dominan mobil," kata dia. (*)
Berita lainnya di Kenaikan Harga BBM
Baca Juga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Aktivitas-di-salah-satu-SPBU-di-Denpasar-beberapa-waktu-lalu.jpg)