Cuaca Ekstrem di Bali
Rumah Ambruk di Buleleng Bali Saat Hujan, 1 Penghuni Diduga Hanyut Saat Kembali Selamatkan Barang
Siti tak kuasa menahan tangis pasca mengalami musibah. Rumah wanita 43 tahun itu roboh dan anak sulungnya hanyut.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM - Sebuah rumah di Perumahan Griya Mahadewa, Banjar Dinas Seraya, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, ambruk pada Jumat 12 Juni 2026 saat hujan mengguyur wilayah tersebut.
Peristiwa ini diduga dipicu luapan sungai di sebelah barat perumahan yang menyebabkan tembok penyengker jebol hingga air masuk ke permukiman warga.
Di tengah upaya menyelamatkan diri, seorang penghuni rumah dilaporkan hilang dan diduga terbawa arus.
Korban disebut sempat kembali masuk ke dalam rumah yang sudah mulai mengalami keretakan, diduga untuk menyelamatkan barang, sebelum bangunan akhirnya roboh dan terseret derasnya aliran air.
Kronologi Kejadian
Informasinya, peristiwa berawal saat sungai di sebelah barat perumahan meluap.
Baca juga: VIDEO Rumah di Perumahan Griya Mahadewa Buleleng Jebol Akibat Hujan Deras
Kondisi ini menyebabkan tembok penyengker sungai jebol, hingga menyebabkan rumah warga sekitar kebanjiran.
Di dalam rumah terdapat tiga orang. Yakni Siti Sofana Syamsia (43), Ricardo Razaq Alghivieri (20), dan Raffi Alief Alvaro (13).
Sedangkan sang suami sedang bekerja.
Korban bernama Siti, mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 Wita.
Diakui saat itu di lokasi sekitar sedang hujan, namun tidak deras.
"Kebetulan saat itu anak saya mau berangkat kuliah. Anak saya merupakan mahasiswa Semester II jurusan TI (Ilmu Komputer, red) di Undiksha. Namun baru keluar rumah, tiba-tiba luapan air sudah meninggi. Sehingga anak saya (Ricardo) menyuruh saya masuk," katanya.
Baru saja masuk rumah, Siti melihat tembok kamar mandi sampai ke kamar sudah retak. Ricardo segera menyuruh ibu dan adiknya keluar rumah menyelamatkan diri.
"Baru saja keluar, anak saya (Ricardo) masuk lagi. Mungkin mau menyelamatkan barang. Namun tiba-tiba rumah ambruk," ujar Siti.
Awalnya, tangan Richardo masih sempat terlihat. Lalu air semakin tinggi hingga hanya terlihat bagian rambutnya saja sebelum akhirnya tidak kelihatan lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Rumah-wanita-43-tahun-itu-roboh-dan-anak-sulungnya-hanyut.jpg)