Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Cuaca Ekstrem di Bali

Rumah Ambruk di Buleleng Bali Saat Hujan, 1 Penghuni Diduga Hanyut Saat Kembali Selamatkan Barang

Siti tak kuasa menahan tangis pasca mengalami musibah. Rumah wanita 43 tahun itu roboh dan anak sulungnya hanyut.

Tayang:
Tribun Bali
TANGIS - Siti tak kuasa menahan tangis pasca mengalami musibah. Rumah wanita 43 tahun itu roboh dan anak sulungnya hanyut. Rumah Ambruk di Buleleng Bali Saat Hujan, 1 Penghuni Diduga Hanyut Saat Kembali Selamatkan Barang 

Alvaro yang melihat kakaknya tenggelam segera mengambil bambu untuk menolong. Namun bambu itu tak diraih oleh sang kakak.

Siri menambahkan, keluarganya baru menempati rumah itu sejak dua tahun silam. Ia membeli rumah di Perumahan Griya Mahadewa agar anaknya lebih dekat ke kampus. Sebab sebelumnya ia tinggal di wilayah Lovina. 

Namun belakangan, keluarga mengetahui rumah yang tepat bersebelahan dengan sungai itu, ternyata pernah mengalami kerusakan serupa sebelum dibeli.

"Sebelum beli, saya sempat memastikan keamanan. Dari pihak penjual menegaskan aman. Belakangan saya baru tahu ternyata pernah roboh. Saya merasa ditipu," ujarnya.

Hingga Jumat sore, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap Ricardo. (mer)

Cuaca Ekstrem juga Terjadi di Denpasar

Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah Kota Denpasar, Bali, pada Jumat 12 Juni 2026 dini hari.

Hujan deras yang disertai hembusan angin kencang membuat sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, mulai dari pohon tumbang, bangunan rusak, hingga ledakan gardu listrik PLN di kawasan Denpasar Barat.

Kondisi tersebut sempat membuat sejumlah warga panik, terutama di kawasan Jalan Imam Bonjol dan sekitarnya yang menjadi salah satu titik terdampak cukup parah.

Petugas kepolisian pun langsung melakukan penyisiran sejak pagi untuk memastikan keamanan masyarakat dan mendata dampak kerusakan akibat terjangan cuaca buruk tersebut.

Hujan deras disertai angin kencang ini mengakibatkan serangkaian kerusakan fisik mulai dari fasilitas publik, tempat usaha, lembaga pendidikan, hingga memicu ledakan objek vital.

Guna memastikan kondisi keamanan wilayah, jajaran personel Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, langsung berpatroli sekitar pukul 04.30 Wita untuk menyisir dan memonitor titik-titik rawan yang terdampak amukan cuaca buruk tersebut. 

"Dari penyisiran maraton petugas di lapangan, dampak kerusakan masif akibat angin kencang ini terpantau di sepanjang jalur utama Jalan Imam Bonjol dan sekitarnya," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Salah satu titik terdampak cukup parah berada di area SD Negeri 2 Pemecutan yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Klod. 

Angin kencang mencabut sebuah pohon jenis kamboja berukuran besar hingga tumbang dan ambruk ke dasar tanah. 

Tak hanya pohon tumbang, terjangan angin subuh itu juga merusak material bangunan sekolah, di mana bagian atap SDN 2 Pemecutan dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah setelah diterjang badai.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved