Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

KOSTER Sebut Kunjungan Wisatawan ke Bali Meningkat 8 Persen, Simak Penjelasannya

Ia menegaskan tren pariwisata Bali saat ini sedang mengalami peningkatan signifikan, menepis isu penurunan minat akibat penutupan total bandara.

Tribun Bali/ADRIAN AMURWONEGORO
APEL - Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya memberikan keterangan usai apel di Lapangan Iptu Soetardjo Mako Brimob Polda Bali, pada Kamis (12/3). 

TRIBUN-BALI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster mengungkap kunjungan wisatawan ke Bali mengalami peningkatan di angka 8 persen menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Bahkan Koster optimistis kunjungan wisatawan ke Bali terus mengalami peningkatan .

Koster mengungkap wisatawan mancanegara (wisman) juga semakin jatuh cinta dengan Bali. Koster membeberkan data yang ia pantau secara personal setiap hari.

Ia menegaskan tren pariwisata Bali saat ini sedang mengalami peningkatan yang signifikan, menepis isu penurunan minat akibat penutupan total bandara.

“Terkait dengan kunjungan wisatawan mancanegara, dari data yang ada harian saya setiap hari memonitor perkembangan jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali,” kata Koster usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi ketupat 2026 di Lapangan Iptu Soetardjo, Mako Brimob Polda Bali, pada Kamis (12/3).

Baca juga: KORUPSI di Bali, Kerugian Capai Ratusan Juta, Dua Kurir Ekspedisi di Nusa Penida Gelapkan Uang COD

Baca juga: GASAK Gudang Meubel di Gatsu Barat, Pria Asal Bogor Dibekuk Polsek Kuta Utara Badung

“Sampai tanggal 8 Maret yang lalu yang saya pantau, terjadi peningkatan 8 persen. Jadi bukan menurun, tetapi meningkat,” jelas Koster.

Angka 8 persen tersebut bukan sekadar hitungan di atas kertas. Namun, kata dia, bukti valid bahwa stabilitas keamanan di Bali berhasil dijaga.

Koster menekankan tren kedatangan wisatawan asing tetap menunjukkan grafik stabil hingga detik-detik menjelang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhenti beroperasi total untuk menghormati ritual keheningan Nyepi.

Koster memuji sinergi tanpa sekat antara Pemerintah Daerah, Polda Bali, Kodam IX/Udayana, dan seluruh elemen masyarakat. “Astungkara, berkat kerja sama semua Pemerintah Daerah dan Forkopimda, Bapak Kapolda, Bapak Pangdam dan jajaran semua itu Bali ini sangat kondusif,” kata Koster

“Dunia melihat Bali ini baik sehingga para wisatawan mancanegara itu merasakan kenyamanan yang ada di Bali sehingga kunjungan ke Bali itu meningkat,” bebernya.

Bagi Koster, kenyamanan wisatawan adalah kunci utama yang akan menggerakkan roda kesejahteraan masyarakat lokal. Ia berharap momentum positif ini dapat dijaga secara konsisten, mengingat pariwisata adalah tulang punggung utama ekonomi Bali.

Koster pun berpesan tentang masa depan Bali yang harus tetap dijaga bersama. Menurutnya, keamanan bukan hanya soal menjaga gerbang masuk, tapi tentang memelihara kepercayaan dunia.  

Koster juga menanggapi dampak eskalasi konflik di Timur Tengah. Ia menepis anggapan situasi dunia yang tidak stabil akan melumpuhkan pariwisata Bali.

Sebaliknya, ia melihat fenomena di mana masyarakat internasional yang merasa tertekan oleh suasana perang kini beralih mencari perlindungan spiritual dan ketenangan di Bali.

“Justru karena ada perang di situ, orang mencari kedamaian datangnya ke Bali. Jadi meningkat,” ucap Koster.

Menurutnya, saat situasi dunia terasa tidak aman, nilai kedamaian yang ditawarkan oleh Bali menjadi daya tarik. Hal ini terbukti dari angka kunjungan yang tetap menunjukkan tren positif di tengah gejolak geopolitik tersebut.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved