Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Transaksi Kasanga Festival 2026 di Denpasar Capai Rp 5,49 Miliar

Digelar selama tiga hari, transaksi di Kasanga Festival yang digelar di Lapangan Puputan Badung mencapai Rp 5.491.000.000

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung Denpasar. Digelar Tiga Hari, Transaksi Kasanga Festival 2026 di Denpasar Capai Rp 5,49 Miliar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Digelar selama tiga hari, transaksi di Kasanga Festival yang digelar di Lapangan Puputan Badung mencapai Rp 5.491.000.000.

Di mana event ini digelar selama tiga hari yakni pada 6-8 Maret 2026.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, Anak Agung Made Angga Harta Yana, mengatakan capaian tersebut dipicu oleh tingginya antusiasme masyarakat yang datang ke festival ini.

Ia mengatkan, dari stan UMKM saja, transaksi tercatat mencapai Rp 1,53 miliar.

Baca juga: Ribuan Pengurus PAC, Ranting dan Anak Ranting PDIP se-Kota Denpasar Dikukuhkan Koster

Berbagai jenis kuliner dan produk kreatif yang dijual selama festival menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. 

"Antusias dan kepadatan pengunjung memang luar biasa selama pelaksanaan festival, sehingga berdampak pada meningkatnya transaksi," paparnya.

Baca juga: Rayakan Hari Perempuan Internasional 2026, Konjen Australia di Bali Gelar ‘Women Taking AcGon’

Dari berbagai produk yang dijual, kuliner babi guling tercatat menjadi salah satu penjualan tertinggi dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp 53 juta.


Ia menambahkan, pada pelaksanaan tahun sebelumnya, perhitungan transaksi tidak dapat terdeteksi secara maksimal karena terkendala cuaca. 


Namun secara umum, nilai transaksi tahun lalu diperkirakan lebih rendah dibandingkan capaian pada tahun ini.


Kasanga Festival sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan menjelang Hari Raya Nyepi di Kota Denpasar yang menampilkan kreativitas generasi muda, seni budaya, serta melibatkan pelaku UMKM lokal. 


Dalam kegiatan ini, sebanyak 16 ogoh-ogoh hasil penilaian di banjar dihadirkan dan dipawaikan.


Hal inilah yang menjadi daya tarik utama pengunjung untuk datang. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved