Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Geger di Panjer Denpasar Bali, Dokter Wanita Disetrum dalam Mobil, Pelaku Ternyata Bangkrut

Pelaku ternyata nekat melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan lantaran terlilit utang Rp200 juta setelah usaha interior miliknya bangkrut.

Tayang:
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
ALAT - Alat listrik yang dipakai pelaku untuk menyeterum korban dalam press release di Mapolsek Densel, pada Kamis 4 Juni 2026. Pelaku ternyata nekat melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan lantaran terlilit utang Rp200 juta setelah usaha interior miliknya bangkrut. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Motif di balik aksi nekat pria berinisial AF (37), asal Bondowoso, Jawa Timur, yang menyetrum seorang dokter wanita di kawasan Panjer, Denpasar Selatan akhirnya terungkap.

Pelaku ternyata nekat melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan lantaran terlilit utang hingga Rp200 juta setelah usaha interior miliknya bangkrut.

Aksi tersebut terjadi di Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan, Bali, pada Minggu 31 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WITA dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Korban diketahui seorang dokter wanita berinisial JRR (25) yang bekerja di salah satu Puskesmas wilayah Denpasar Timur.

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, mengungkapkan bahwa pelaku sudah merencanakan aksi kriminal tersebut sejak satu minggu sebelumnya.

 

Berbagai peralatan untuk melancarkan aksi dibeli secara daring, termasuk alat setrum yang digunakan untuk melumpuhkan korban.

Baca juga: VIDEO 2 Pengendara Misterius Diburu, Korban Tabrak Lari di Baktiseraga Alami Cidera Kepala Berat

"Motifnya di sini pelaku terlilit utang karena dia punya usaha interior yang bangkrut. Jadi tidak ada untung, kerugiannya hampir Rp200 juta karena ditagih oleh vendor. Untuk alat-alat yang dibawa, termasuk alat setrum diakui pelaku dibeli secara online semua," ungkap AKP Agus Adi Apriyoga saat rilis ungkap kasus di Mapolsek Denpasar Selatan, Kamis 4 Juni 2026.

Dalam rilis tersebut, Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi dan Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya.

AKP Agus menjelaskan, awalnya pelaku tidak berniat mencuri mobil korban.

AF datang ke kawasan Denpasar Selatan menggunakan jasa ojek online dan mengincar barang-barang berharga di dalam kendaraan secara acak.

Namun situasi berubah ketika pelaku melihat korban seorang perempuan dan berada sendirian di dalam mobil.

Pelaku kemudian memutuskan untuk menguasai kendaraan tersebut.

"Niat awalnya itu bukan curi mobil, tapi mau mengambil barang-barang yang di dalam mobil seperti dompet, HP, sama uang. Namun setelah melihat korban ini perempuan dan seorang diri, niatnya beralih ingin menguasai mobil tersebut," tuturnya.

"Karena terlilit utang itu tadi, jadi segala upaya dilakukan dan sasarannya benar-benar random," jelas AKP Agus.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved