Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Kemenuh Monkey River Bali Mulai Dilirik Wisatawan, Pawang Monyet Selalu Siaga

kunjungan rata-rata wisatawan dalam sebulan mencapai 300 orang, baik itu domestik maupun mancanegara. 

istimewa
Objek wisata: Suasana di objek wisata alam Kemenuh Monkey River, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Selasa 14 Oktober 2025. Kemenuh Monkey River Bali Mulai Dilirik Wisatawan, Pawang Monyet Selalu Siaga 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Destinasi wisata baru di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, kini mulai dikunjungi wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik. Yakni, Kemenuh Monkey River namanya. 

Objek wisata ini menawarkan pengalaman unik dengan menggabungkan keindahan alam hutan tropis aliran Sungai Petanu dan kehidupan satwa liar, khususnya monyet.

Di mana monyet tersebut merupakan mamalia yang sebelumnya hidup di lembah-lembah Sungai Petanu yang menjadi bagian dari wisata ini. 

Sebelumnya mereka menjadi ancaman para petani sepanjang aliran Sungai Petanu, karena kerap merusak tanaman, menghabiskan buah-buahan dan umbi-umbian. 

Baca juga: SITUASI Global Tidak Pasti, Sektor Wisata Optimisme dengan Indonesia Tourism Marketing Week 2025

Namun sejak diberikan pakan berkualitas, monyet tersebut pun kini menjadi bagian dari perekonomian masyarakat. 

Kepala Pengelola Obyek Wisata Monkey River, Gusti Putu Ariawan, Selasa 14 Oktober 2025 menyebutkan, bahwa kunjungan rata-rata wisatawan dalam sebulan mencapai 300 orang. Baik itu domestik maupun mancanegara. 

Terkait wisatawan asing, kata dia, didominasi dari Eropa dan Amerika, dengan tiket masuk Rp 80 ribu untuk dewasa dan Rp 40 ribu untuk anak-anak.

Dalam hal ini, pihaknya selalu memastikan setiap pengunjung merasa nyaman. 

Baik itu dari segi fasilitas publik, hingga keamanan wisatawan bersama monyet. 

"Sampai saat ini tidak ada keluhan atau komplain dari wisatawan, kebersihan, toilet, dan pawang monyet selalu siaga," jelas Gusti Ariawan.

Setiap harinya, pawang monyet selalu siaga sekaligus memberikan pakan kepada kawanan monyet yang berjumlah lebih dari 300 ekor. 

Dijelaskan bahwa biaya pakan mencapai Rp 2 juta per hari. 

Pakan yang diberikan berupa buah-buahan, jagung, ketela, dan pakan lain. 

Pihaknya memastikan pakan yang diberikan telah terjamin kualitasnya. 

"Secara umum, monyet di Monkey River jinak, walau demikian pengunjung tidak diizinkan untuk berinteraksi langsung tanpa didampingi pawang. Kami tidak ingin ada kejadian gigitan atau pencurian barang bawaan milik wisatawan," ujarnya.

Gusti Ariawan juga menyebutkan bahwa fasilitas penunjang lain akan dikembangkan seperti Toko Cenderamata, tempat kuliner, dan meningkatkan fasilitas pendukung. 

"Walau tidak seramai di tempat lain, destinasi ini menjadi pilihan alternatif, biasanya wisatawan yang terjebak macet di Kemenuh Utara (Goa Gajah) akan mencari alternatif ke Kemenuh," ujarnya. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved