Sampah di Bali
Upaya Jaga Lingkungan, Desa Lebih Gianyar Bali Subsidi Pembuatan Teba Modern Rumah Warga
Desa Lebih memberikan subsidi pada warga yang berminat dan serius mengelola sampah rumah tangga dengan sistem teba modern.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Teba modern atau lubang bawah tanah, saat ini menjadi salah satu solusi mengatasi sampah rumah tangga.
Teba modern ini pun dinilai ramah lingkungan, karena tidak membutuhkan lahan yang luas, serta sampah organik yang ditimbun di dalam tanah akan meningkatkan kesuburan tanah.
Di Bali, banyak masyarakat yang telah membuat teba modern. Namun hal paling menarik terjadi di Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Bali.
Sejak tahun 2025 lalu, Desa Lebih memberikan subsidi pada warga yang berminat dan serius mengelola sampah rumah tangga dengan sistem teba modern.
Baca juga: Rencana Pengelolaan 30 Ton Sampah Dengan RDF Di Jembrana Bali, Masifkan Penerapan Teba Modern
Dan, program pemerintah desa ini disambut positif oleh warganya. Di mana permohonan subsidi yang masuk ke desa relatif banyak.
Di tahun 2025, ada 90 kepala keluarga yang mengajukan. Dan di awal tahun 2026 ini, permohonan yang masuk sudah mencapai lebih dari 100 KK.
Perbekel Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, I Wayan Agus Muliana, Rabu 28 Januari 2026 membenarkan hal tersebut.
Kata dia, anggaran yang disiapkan untuk program ini bersumber dari alokasi dana desa (ADD).
Setiap masyarakat yang mengajukan permohonan subsidi mendapatkan subsidi sebesar Rp 1,5 juta.
Adapun subsidi sebesar Rp 1,5 juta ini telah diperhitungkan secara matang.
Dana tersebut digunakan untuk membeli buis beton dan ongkos gali. Pembuatannya pun diawasi oleh kelian banjar.
"Sampai saat ini, seluruh teba modern yang terpasang berjalan dengan baik dan sampah yang diambil petugas hanya sampah non organik," jelasnya.
Muliana mengatakan, syarat pengajuan subsidi relatif mudah.
"Warga bisa mengajukan permohonan ke kelian banjar atau dagang langsung ke kantor perbekel. Syaratnya mudah, yakni ada tempat pembuatan teba modern dan memastikan kesanggupannya dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri," jelas Muliana.
Namun demikian, pihaknya juga tidak mengesampingkan masyarakat yang masih mengandalkan jasa TPS3R.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Upaya-Jaga-Lingkungan-Desa-Lebih-Gianyar-Bali-Subsidi-Pembuatan-Teba-Modern-Rumah-Warga.jpg)