Nyepi 2026
Petani Bunga Pacah Tersenyum di Bali, Harga Jual Melambung Tinggi Momen Hari Raya Nyepi Dan Lebaran
hasil pantauan di beberapa pasar, baik pasar umum maupun pasar desa, sejumlah kebutuhan upakara telah mengalami kenaikan harga.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ratapan kesedihan para petani bunga pacah di Bali dampak cuaca ekstrem yang merusak kebun mereka akhirnya terhapuskan.
Kini, meskipun jumlah panen mereka sedikit karena dampak cuaca. Namun per kilogramnya, harga bunga pacah melambung tinggi. Yakni sudah mencapai Rp 35 ribu per kilogram (kg) dari yang rata-rata Rp 10 ribu per kg.
Naiknya harga tersebut, tak terlepas dari kebutuhan pada bunga ini meningkat signifikan.
Sebab sudah menjadi kebutuhan mendasar dalam pembuatan sarana upakara masyarakat Hindu di Bali, yang kini akan memasuki Hari Raya Nyepi.
Baca juga: KINI Cuma Rp 6 Ribu Per Kilo, Harga Bunga Gumitir di Gianyar Anjlok Akibat Over Produksi
Tak hanya itu, umat Islam dalam momen Lebaran ini juga menggunakan bunga pacah untuk keperluan nyekar.
Karena itu, bunga pacah saat ini hampir digunakan oleh masyarakat se-Tanah Air.
Staf Pemantau Harga Komoditas Disperindag Gianyar, Ni Ketut Sastrawati, Senin 16 Maret 2026, seizin Kadis membenarkan hal tersebut.
Kata dia, hasil pantauan di beberapa pasar, baik pasar umum maupun pasar desa, sejumlah kebutuhan upakara telah mengalami kenaikan harga.
Pihaknya pun tak bisa mengelakkan hal tersebut, karena kondisi ini bersifat hukum pasar, yakni kebutuhan tinggi dengan ketersediaan terbatas menyebabkan harga naik signifikan.
"Ini sudah hukum pasar. Tapi, meski harga kebutuhan upacara naik drastis, namun masih terkendali, tidak seperti dua tahun sebelumnya, harga bunga mitir bisa melonjak sampai Rp 120 ribu per kg," jelas Sastrawati.
Dari data yang dibeberkan, harga kelapa stabil saat ini masih stabil di angka Rp 15 ribu per butir, harga janur naik dari Rp 25 ribu per ikat menjadi Rp 30 ribu per ikat.
Bunga mitir naik dari Rp 24 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg, kembang rampe naik dari Rp 10 ribu per kg menjadi Rp 12 ribu per kg.
Sedangkan bunga pacah galuh dari Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 34 ribu per kg.
Untuk harga sayuran tetap stabil, seperti buncis di harga Rp 12 ribu per kg, kacang panjang Rp 11 ribu per ikat, dan tomat Rp 13 ribu per kg.
"Hanya saja harga cabai rawit segar mulai merangkak naik dari Rp 35 ribu ke Rp 40 ribu dan harga cabai rawit merah di kisaran harga Rp 80 ribu per kg," jelas Sastrawati.
Komoditi lain semua masih stabil, seperti harga daging ayam bersih Rp 40 ribu per kg, daging babi masih di harga Rp 80 ribu per kg, daging sapi di harga Rp 120 ribu per kg.
Masih stabilnya harga tersebut, tak terlepas dari masih bagusnya pendistribusian antar kabupaten/kota dan antar pulau.
"Sembako juga masih di harga terkendali sesuai HET," ujarnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petani-Bunga-Pacah-Tersenyum-di-Bali-Harga-Jual-Melambung-Tinggi-Momen-Hari-Raya-Nyepi-Dan-Lebaran.jpg)