Berita Gianyar
Demi Jaga Subak, Warga Samplangan Bali Sepakat Tolak Pembangunan Jembatan
Ketut Linggih menegaskan, sejak awal forum mediasi dibuka untuk mendengarkan seluruh pandangan secara terbuka dan bijaksana.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Pemilik lahan, I Ketut Ngurah Semadi mengatakan, pihaknya menghormati keputusan hasil mediasi.
Ia menjelaskan, jembatan awalnya direncanakan sebagai akses menuju lahan yang akan dimanfaatkan untuk sarana pendidikan.
Meski demikian, ia memilih menerima keputusan bersama demi menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
“Saya tidak akan melanjutkan pembangunan jembatan dan menghormati hasil kesepakatan bersama,” ucapnya.
Hasil mediasi akhirnya menetapkan pembangunan jembatan di atas aliran subak Jalan Tukad Petanu tidak diperbolehkan.
Kesepakatan itu sekaligus mempertegas pencabutan izin sebelumnya yang tertuang dalam perarem tahun 2020.
Keputusan damai tersebut menjadi gambaran kuatnya budaya musyawarah di tengah masyarakat Bali, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian subak sebagai sumber kehidupan dan warisan budaya dunia. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Demi-Jaga-Subak-Warga-Samplangan-Bali-Sepakat-Tolak-Pembangunan-Jembatan.jpg)