Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Natal dan Tahun Baru di Bali

Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru Diprediksi 2-3 Januari 2026, Ini Peringatan BMKG

Arus balik wisatawan yang sebelumnya berkunjung ke Bali diprediksi bakal mengalami puncaknya pada 2-4 Januari 2026. 

Istimewa
LENGANG - Aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Arus balik wisatawan via Pelabuhan Gilimanuk diprediksi mulai 1-4 Januari 2026 mendatang. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Arus balik wisatawan yang sebelumnya berkunjung ke Bali diprediksi bakal mengalami puncaknya pada 2-4 Januari 2026. 

Menurut data yang dihimpun Tribun Bali dari ASDP Cabang Ketapang, aktivitas orang keluar Bali via Pelabuhan Gilimanuk pada H-2 tahun baru tercatat cukup tinggi.

Yakni sebanyak 27.467 orang dengan total kendaraan mencapai 8.428 unit yang didominasi kendaraan roda dua dan kendaraan kecil atau mobil pribadi.

Baca juga: Awal 2026, Pelabuhan Benoa Kedatangan Perdana Kapal Pesiar MV. Ovation of the Seas

Sementara aktivitas masuk Bali atau dari Ketapang menuju Gilimanuk tercatat lebih sedikit yakni sebanyak 22.284 orang.

Jumlah tersebut dibarengi dengan 5.565 unit kendaraan yang juga didominasi roda dua dan kendaraan kecil atau sejenis mobil pribadi.

“Untuk pergerakan arus balik, puncaknya diprediksi 2-3 Januari besok. Tapi secara umum, prediksinya mulai 1-4 Januari,” kata Manager Usaha Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah. 

Baca juga: Jelang Pergantian Tahun, Menhub Ingatkan Antisipasi Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Gilimanuk Bali

Sesuai informasi yang diterima, aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk pada malam pergantian tahun justru cenderung sepi.

Meski demikian, Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menegaskan, pengamanan di pintu keluar dan masuk Bali tetap dilaksanakan dan diperketat.

Terlebih lagi, saat ini masih berlangsung operasi lilin dan petugas standby di Gilimanuk selama rangkaian Natal dan Tahun Baru 2026. Total ada 200 personel gabungan di Pos Terpadu yang dilibatkan.

Baca juga: TUTUP Sementara Pelabuhan Gilimanuk, Hujan Angin Kencang, Cuaca Buruk Pelabuhan Ditutup 40 Menit!

“Untuk prediksi arus balik dari 1-4 Januari 2026. Tentunya kita sudah siapkan langkah-langkah pengamanan termasuk juga rekayasa arus lalulintas ketika situasinya padat. Tetap situasional,” tegasnya.

“Untuk kendaraan masuk Bali dialihkan ke Patung Siwa, sementara yang menuju ke Pelabuhan Gilimanuk bisa saja dialihkan ke gang-gang yang ada,” imbuhnya.

AKBP Kadek Citra mengakui, selama periode Nataru ini belum terlihat adanya antrian panjang hingga keluar pelabuhan bahkan menyebabkan kemacetan.

Baca juga: Libur Nataru, Ratusan Porter Pelabuhan Benoa Bali Dibekali Seragam Baru Agar Lebih Terorganisir

“Penundaan pelayaran memang sempat terjadi sekali, namun secara umum cuaca masih mendukung untun aktivitas penyebrangan,” tandasnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini pasang maksimum air laut di sejumlah wilayah pesisir Bali. Peringatan dini ini diperkirakan berlangsung pada 1 hingga 6 Januari 2026. 

Kepala Balai Besar MKG Wilayah III, Cahyo Nugroho, mengatakan potensi pasang maksimum tersebut dipicu fenomena astronomi berupa fase Perigee.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved